Taka pun berusaha membangunkan Airi yang tertidur di pundaknya
" Hey.. bangun kita sudah sampai.. " ucap Taka
Airi pun bangun seketika mendengar suara dari Taka
" Emm.. papa kita sudah yah.. ini dimana kenapa banyak orang disini " ucap Airi
Airi pun turun dari gendongan Taka dan berjalan mengandeng tangan taka
" Papa tempat ini ramai sekali.. " ujar Airi dengan semangat
" Yah.. tentu saja ini kan kota pasti banyak orang yang datang.. Airi apa kau lapar kau ingin makan apa? " Ucap Taka
" Papa aku ingin kue krim coklat " ujar Airi dengan senyum manis
Taka pun mampir ke toko kue dan membeli kue krim coklat untuk airi setelah itu Taka pun kembali ke rumah nya
Sesaat Taka sampai di rumahnya terlihat tifa Aoi dan Ayumi berada di pintu depan dengan tatapan khawatir
" Taka dari pagi kau pergi kemana? lagi pula kondisi mu masih belum stabil..
Lalu kenapa tadi kamu bicara seperti itu apa benar itu kau " ucap tifa
Taka pun meminta maaf kepada tifa dan lainnya tentang yang ia katakan pada mereka
" Maaf tadi aku berbicara kasar pada kalian hanya saja saat itu aku hanya ingin menyelesaikan nya dan agar kalian tidak terlihat dengan itu.. tentang masalah
raja iblis aku sudah menyelesaikan nya " ucap Taka
Tifa Aoi dan Ayumi terlihat lega mendengar penjelasan taka lalu mencoba menenangkan kondisi
" Jika begitu syukurlah lalu bagaimana dengan luka mu itu " ucap Aoi
" Yah ini cuma luka bohongan ini hanya ilusi yang aku buat agar terlihat tertebas kekalahan ku pada waktu itu hanyalah bagian dari rencana ku saja.. jika aku membunuhnya di sana maka korban akan bertambah banyak " ucap Taka
Airi pun melihat tifa berada di depan lalu mendekati nya
" Mama kenapa papa di marahi? Apa kalian sudah bertengkar " ucap Airi
" Insting anak kecil memang sangat peka " gumam Taka
Tifa pun sangat terkejut mendengar Airi memanggil nya mama Aoi dan Ayumi pun ikut terkejut mendengarnya
" Mama? Taka apa maksudnya ini kenapa anak ini memanggil ku mama.. " Ucap tifa
" Ah.. jika itu aku susah menjelaskan tapi y…
Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
Chapter 62 : Waktu yang bercabang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 335 Episodes
Comments