Aku tak pandai berpuisi, aku juga tak pandai merangkai kata mutiara, karena aku hanya bisa bercerita. Selamat membaca, semoga kalian suka💕💕💕
"Bil lo yakin gapapa nih?" Aura yang sudah duduk di perahu karet tersebut menatap Sabilla yang saat ini berada di depannya dengan tatapan ragu.
Sabilla tersenyum. "Gapapa, lanjut aja" balasnya.
Namun, Aura jelas melihat kegugupan di raut wajah Sabilla. Wajahnya menjadi pucat seketika, tangannya terlihat jelas gemetaran.
"Bil, mending lo nggak usah ikut. Kalo lo maksain ikut cuma karena si nenek lampir, biar gue yang urus dia nanti" Aura hendak turun dari perahu karet tersebut, namun Sabilla menarik tangannya, tersenyum, mengangguk pada Aura.
"Ck! Dasar nenek lampir, awas aja lo nanti ya" Celetuk Aura memutar bola matanya jengah. Rasanya ia benar-benar tidak sabar untuk mencakar wajah Diara. Pasalnya, Sabilla sebenarnya tidak akan mengikuti kegiatan rafting tersebut, namun karena omelan dan celotehan Diara yang mengatakan Sabilla anak manja, membuat gadis itu nekat untuk ikut, padahal dirinya sama sekali tidak bisa berenang.
Karena merkipun sudah pakai pelampung, jika perahu karet tersebut sempat terbalik, tetap saja akan mudah terbawa oleh arus yang begitu deras jika saja tidak bisa berenang.
10 menit yang lalu.
"Kak, Teman aku nggak bisa ikut, dia nggak bisa berenang" Ijin Aura pada para senior yang ada di sana.
"Teman lo siapa? si pelakor?" Diara yang baru saja datang memotong pembicaraan Aura. Ia berdiri tepat di depan Aura seraya melipat kedua tangannya dengan begitu songong.
"Ck! dasar Nenek lampir" umpat Aura pelan menaikkan sebelah bibirnya.
"Nama dia Sabilla, bukan pelakor!" Gertak Aura melototkan matanya tajam pada Diara.
"Lo dari kemaren-kemaren belagu banget ya jadi orang" Diara mendorong bahu Aura dengan kasar.
"Udah Wa, gue ikut aja gapapa daripada ribit-ribut disini"
"Eh bocah tengik, pelakor! Nggak usah manja deh lo. Kalo mau senang-senang ya di rumah bukan disini!" Gertak Diara mengepalkan kedua tangannya pada S…
My Poor Wife
Nenek Lampir
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
Riska Wulandari
udah mulai care nih..
para senior lainnya kok diem aja liat Diara semena-mena sama maba??
2021-12-23
0
Sinsin Nur Syifa Karimah
diara siluman ular kepala dua. dasar
2021-06-02
0
Christina Natalia Pulunggana
diara tu emang kagak punya kaca yaaa .. nggak ngerti deh bisa kepedean banget kayak gitu .. udah tau dia nya yg salah masih ada ngrasa sok bener .. mana tanya lagi knapa farrel bisa jadi sekasar itu .. gesrek emang tuh otaknya kayaknyaa 😅😅
2021-04-28
0