Setelah mendengar penjelasan dari Liliana Dion pun menjelaskan maksudnya pada Liliana juga memahami perasaan Liliana serta tidak mempermasalahkan nya jika Liliana berbuat seperti itu atau dengan sengaja maupun tidak Liliana bisa memaki atau berbicara santai jika kesal padanya.
" Liliana dengarkan saya, saya tahu apa yang kamu rasakan, kamu tidak perlu takut dengan saya, saya tidak mudah marah dengan orang jika tidak mengusik saya, apalagi dengan kamu yang berbicara santai, atau memaki di belakang saya, saya tidak mempermasalahkan hal itu, itu sudah hal biasa bagi saya " Jelas Dion pada Liliana dengan orang dan lembut sebab ia tahu sifat dan karakter seperti Liliana tidak bisa jika di kasarin atau di bentak langsung pastiakan ada akibatnya nanti
" Ta tapi saya takut kalo Bapak marah, saya tidak pernah seperi ini Pak, saya takut Pak, saya saya tidak tahu harus bagaimana " Ujar Liliana semakin menundukkan kepangan air matanya ingin keluar entah kenapa biasanya ia tidak seperti ini
" Liliana, sudah saya katakan, saya tidak mempermasalahkan hal itu kamu tidak perlu takut jadi saya mohon kamu jangan takut dengan saya " Unar Dion lembut pada Liliana
" Hiks.... Ayahh, hiks.. Li Lili takut Yah " Gumam Liliana dengan suara yang sangat Lilir namun Dion mendengarnya meskipun suara tersebut sangatlah lirih , seketika Dion terkejut, Liliana menangis dan takut, ia tak tahu harus apa ia sendiri juga bingung, Liliana bisa menagis hanya karena ini juga ia merasa bersalah pada Liliana tetapi sebisa mungkin Dion menenangkan Liliana sebelum ia melanjutkan perjalannya ke kantor.
" Liliana, maaf maafkan saya jika saya sudah berbuat salah pada kamu, saya hanya ingin lebih dekat saja dengan kamu mungkin cara saya salah, maafkan saya, jangan menagis Liliana, saya takut kalo kamu menagis sudah tidak papa, saya tidak berbuat macam macam kita kekantor saya, saya ada rapat karena di kantin kamu hendak ingin mengganti uang yang saya gunakan, sebenarnya kamu tidak perlu menggantinya saya memang in…
Mr. Perfect
Bagian 87
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 96 Episodes
Comments