Vael masih berdiri mematung bingung, wajah nya menyorot antara percaya dan tidak.
Tubuh dan pikiran nya lumpuh seketika, ia hanya memandang kaku saat Misya berlari meninggalkannya, ia baru sadar saat kemudian suara motor yang sangat dikenalnya menderu kencang.
"Vael kejar Misya!" teriak Filo.
"Misya?" sentak Vael seketika.
Vael berlari mengejar, ia berhasil keluar tapi Misya sudah tidak terkejar.
Vael memaksa kakinya berlari, tapi sayang kakinya tak bisa bekerja sama, pertemuan dengan Misya yang tiba tiba membuat nya syok dan seluruh tubuh nya bagai tersengat hingga lututnya gemetar tak bertenaga.
"Apa apaan kamu Vael! Valerie bilang kamu mencari cari Misya, tapi waktu ketemu dengan nya kamu hanya bengong bodoh saja?" bentak Filo yang tiba tiba sudah di samping Vael.
Vael meremas rambutnya kuat, ia tak percaya ia kehilangan Misya yang sudah di depan nya.
Ia bahkan tidak sempat melihat wajah Misya.
Andai Vael boleh menangis...
Dan kini ia tau Misya begitu membencinya, Tapi mengapa Misya memiliki motor mereka yang penuh kenangan tentang mereka?
Misya memacu motornya dengan kecepatan tinggi, begitu sampai di rumah, ia memarkir nya sembarangan.
Ia berlari masuk ke rumah lalu menutup pintu dan menguncinya, pelahan ia mengintip keluar, ia takut Vael dapat menyusul nya.
"Misya ..." Panggil seseorang.
Misya tau itu suara Rais, tapi karna ia sedang ketakutan, ia tetap terlonjak kaget.
Misya berbalik ia menatap diam mama dan Rais untuk menenangkan perasaannya.
"Ada apa nak?" kata mama lembut lalu meraih tangan Misya kedalam genggaman nya.
Misya sadar ia sudah di rumah sekarang, dan ia yakin Vael tidak mengikutinya.
Misya terduduk lemas, tapi Rais dengan sigap mengangkat dan menuntunnya duduk.
"Aku berjumpa Vael..." bisik Misya dengan suara gemetar.
"Dan aku takut."
"Kenapa harus takut?" tanya mama.
"Jangan biarkan dia menghantui hidupmu."
Misya menatap mama yang mengangguk yakin.
"Itu yang mama lakukan." ucapnya meyakinkan.
"Tapi ma, setiap hidup Misya berkaitan dengannya…
SUAMIKU BUKAN MALAIKAT
BAB 32 ***
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments
Dewi Indrawati Shirley
misya tidak berkarakter, mudah memberi peluang laki laki. perempuan klo trauma dg laki laki tentunya tidak seperti misya... mungkinkah penulisnya bingung?
2020-10-20
2
Amey Herbalis Nasa
biarkan misya sm rais biarkan misya bhagia
2020-08-26
0
Nana effendy
kamu tega thor
2020-08-10
1