Alifa benar-benar pulang ke villa,tak memenuhi undangan makan siang yang diadakan oleh sang pemilik tempat wisata.
Pikiran Alifa mendadak kalut,hatinya seakan tercabik-cabik,bagai pisau yang di gunakan tepat di ulu hatinya.Sakit tak terperi.Mungkin inilah yang di namakan sakit tidak berdarah.Sosok ayah yang dulu di santuni dan di seganinya berubah menjadi sosok ayah yang paling buruk sepanjang masa.Cinta Pertama sang ayah telah ternoda oleh sebuah kesalah pahaman yang tak kunjung mendapatkan penjelasan.
Ego ,harkat dan martabat mencampuri urusan yang sepertinya mudah untuk di Carikan solusi.Tapi,Alifa yang masih remaja pada saat itu.Emosi yang masih labil,tak berpikir panjang.Pengusiran secara kasar itu lah yang Alifa jadikan sebagai rasa benci yang teramat dalam.
Alifa telah sampai di villa,kamar yang menjadi tujuannya.Di bantingnya pintu kamar karena sang empunya tengah menahan emosi yang bergejolak.
"Arggggh".Alifa berteriak kesakitan,amat memilukan.
"Mengapa semesta seakan sedang mempermainkan ku.Mengolok diriku yang lemah ini".Alifa terduduk lemah.Bukan saatnya Alifa mengeluarkan air matanya.Bukan.
Deon pulang menyusul Alifa,pikirannya tak kalah kusut.Membayangkan kemarahan Alifa yang tak bisa lagi terbendung.Kalau pun ada yang boleh di salahkan,maka Deon lah yang pantas untuk di salahkan.
Dialah dalang di balik pertemuan sengaja berbalut perjalanan bisnisnya.Egois sekali laki-laki yang satu ini, memaksakan kehendak tanpa memikirkan perasaan orang lain.
"Alifa buka pintunya".Deon yang tadi telah berhasil menyusul Alifa pulang,terkejut suara teriakan alifa.
Tak ada jawaban dari dalam.Semakin khawatir Deon pada keadaan Alifa yang terbakar emosi.Di gedornya pintu kamar itu sekali lagi,demi memastikan keadaan Alifa baik-baik saja.
Belum sempat Deon mengedit pintu untuk kedua kalinya.Alifa telah membuka pintu kamarnya."Apa?".
Tangan Deon tergantung di udara saat dirinya gagal mengetuk pintu kamar Alifa untuk yang kedua kalinya.
"Aku hanya ingin memastikan kamu baik…
Cinta Datang Terlambat
Part 34
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 181 Episodes
Comments