Begitu tiba di rumah, Winner menatap Barham dengan tatapan menyelidik dan memperhatikan setiap bagian dari Barham.
“Kenapa Tuan Winner melihatku seperti itu?”
“Oh.” Winner terkejut mendengar pertanyaan dari Bahram karena menyadari tatapan darinya. “Aku hanya ingin memastikan bahwa kau baik-baik saja dan berusaha untuk tidak menyembunyikan lukamu dariku.”
“Tuan tidak perlu khawatir saya memang baik-baik saja.”
Winner menganggukkan kepalanya. “Baiklah, aku akan percaya dengan ucapanmu. Sebagai orang yang kau layani dan kau lindungi, aku juga harus memperhatikan keselamatanmu, Bahram. Bagaimana pun saat ini sepertinya hanya kau yang bisa melindungiku dan jika kau tidak dalam keadaan baik-baik saja, aku mungkin akan dalam masalah.”
Sarayu menganggukkan kepalanya. “Saya paham hal itu, Tuan. Sekali lagi saya tegaskan bahwa saya baik-baik saja dan Tuan bisa kembali ke kamar Tuan untuk beristirahat.” Sarayu melemparkan tatapannya ke arah Rudi dan memberi isyarat pada Rudi untuk membawa Winner ke kamarnya.
“Ayo, Winner! Akan lebih baik jika kau beristirahat hari ini. Karena kau besok harus melakukan pemotretan di tengah laut.”
Winner yang hendak melangkahkan kakinya menuju ke kamarnya kemudian terhenti ketika mendengar kata ‘tengah laut’ dari mulut Rudi. “Apakah besok jadwal pemotretanku itu?”
Rudi menganggukkan kepalanya. “Ya, besok.”
Mendengar jawaban dari Rudi, Winner kemudian kembali menatap Sarayu. Untuk sejenak, Sarayu merasa Winner mampu mengenalinya bahkan setelah dirinya menggunakan rambut palsu, masker yang menutupi separuh wajahnya dan kacamata hitam untuk menutupi kedua matanya.
“Barham?” panggil Winner dengan suaranya yang sedikit bergetar.
“Ya, Tuan.” Sarayu menundukkan kepalanya menjawab panggilan dari Winner.
“Apakah aku akan baik-baik saja, besok?”
“Tentu, Tuan.”
“Aku akan melakukan pemotretan di tengah laut, apakah kau yakin aku akan baik-baik saja??”
“Ya, Tuan. Di dalam pikiran saya saat ini, saya sudah punya banyak rencana untuk melindungi T…
THE SAVIOR
BAB 33 CINTA PERTAMA WINNER PART 1
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 94 Episodes
Comments