Beberapa hari berlalu...
"Emmgh... sudah aku harus berangkat," Sazi tersenyum padanya, tubuh mereka sama-sama tidak mengenakan sehelai benangpun. Pemuda yang tidak melewatkan satu kesempatan pun. Bagaikan tidak ingin ditinggalkan istrinya, namun jika ingin hidup bebas maka dirinya harus tinggal di Eropa sementara waktu mengumpulkan uang dan kekuasaan finansial.
"Masih tiga jam lagi..." bisik Rion setelah beberapa hari ini bagaikan sebuah mimpi baginya. Menjadi suami seutuhnya dari wanita yang dicintainya.
"Akh..." pekik Sazi, kala pemuda itu menyatukan tubuh mereka, menonggakkan kepalanya merasakan kenikmatan.
"Kamu menyukainya? Jangan pergi..." pinta Rion yang antara rela dan tidak melepaskan kepergian istrinya. Namun, ingin memberikan kebebasan dan kebahagiaan padanya.
"Rion..." hanya racauan memanggil namanya yang terdengar di pagi yang dingin, mendekap tubuh suami yang tengah mengguncangnya pelan.
Harapannya? Dirinya ingin segera mengandung anak dari pria yang dicintainya. Namun, hanya seminggu apa cukup? Entahlah...
Katak? Istilah itulah yang dikatakan Rion, tidak mirip sama sekali. Suaminya hanya pemuda baik hati yang mencintai dirinya. Selepas dengan rupa gemuknya ataupun wajah rupawannya yang sekarang.
Akan seperti apa anak mereka? Entahlah, mungkin cerdas dan rupawan seperti suaminya. Pemuda yang kini tengah memangut bibirnya, merasakan resah dalam kenikmatan menggerakkan inti tubuh mereka yang menyatu.
***
Pada akhirnya dirinya kini telah siap memakai pakaian hangat, menarik kopernya. Mengelus perutnya yang rata, berharap telah ada janin yang berkembang di rahimnya.
Meninggalkan rumah yang dua tahun ini ditempatinya. Suaminya tersenyum, membukakan pintu mobil untuknya.
"Cepat pulang..." pinta Rion mulai duduk di kursi pengemudi, setelah Sazi masuk.
"Aku akan pergi cukup lama. Jadi jangan nakal, jangan melirik wanita lain," Sazi mengecup pipi Rion yang mulai menyalakan mesin mobilnya.
Pemuda itu menipiskan bibir menahan senyumnya."Pria Afrika memiliki kemam…
Bukan Suamiku
Rindu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 109 Episodes
Comments
Putri Nunggal
sama aja rion dasar anak katak
2022-09-17
3
afikamanisih Manisih
waw g sabar liat sazi bertransformasi
2022-09-01
2
Eka ELissa
ayo...sazi...tndang ibu tiri durjana mu ke jln biar dia jadi gmbel bserta paman ma spupu kmu yg lacur itu😏
tndang kluar mreka dri rumh pninggln orang tua mu beserta harta nya yg smua milik mu..
2022-07-16
4