Setelah pertemuan yang mengharukan itu kamipun berangkat keJawa Timur.
"Pa Ustad capek?" tanya Dayu didalam mobil.
"Tidak Amani..saya kuat dan merasa bahagia bisa jumpa dengan kaummu..Kali ini kita keJawa akan agak lain sedikit..karena, rentang waktunya sangat jauh sekali..kerajaan ini sangat tua bahkan tempat ini adalah cikal bakal negara Indonesia yang besar ini..jauh sebelum kerajaan kerajaan diBali ada.. ini akan menjadi satu tantangan bagi saya"
"Wah wah..ini bisa menjadi satu legenda" kataku.
"Dan ini akan menjadi sesuatu yang menyenangkan bagimu mas Randi..kamu akan melihat secara langsung bagaimana leluhurmu jaman dulu..gila ya?! ayok kita liat nanti disana gimana mereka menyambut kita..apakah sebaik ketika kita ke Lembongan atau justru ada perlawanan?"
"Maksudnya perlawanan bagaimana pa Ustad?" tanya Dayu menyelak.
"Masalahnya..mas Randi dari golongan manusia dan hidup diera jaman sekarang dan kamu Amani..kamu hidup diera jaman dahulu kala..berarti..maaf nggeh, kamu adalah golongan halus atau jin. Kejadian semacam ini hanya beberapa kali saja yang pernah terjadi di umi Nusantara ini dan seinget saya dijaman nabi Muhamad juga hanya beberapa kali.
Umumnya golongan kamu..tidak bisa menerima, sama dengan golongan kami, manusia..sama..mereka tidak akan memperbolehkan perkawinan dari dua unsur berbeda" Penjelasan pak Ustad masuk akal.
"Hmm..aku sih tidak takut dengan mereka..kalau mereka mau perang ayo saya juga berani..tapi kalau leluhur tua turun tangan..nah, itu susah karena mereka hubungannya langsung dengan Sang Hyang Widi..pasti aku hancur lebur..Insya Allah tidak demikian..Insya Allah mereka akan terima kita dengan baik baik.." ujar Sedayu dengan serius.
"Dari semua pembicaraan kita ini..aku paling suka dan bangga..ketika kekasihku bilang, Insya Allah..duh Gusti Allah, bahagianya aku!"
"Iya dong..sebentar lagi aku bisa shalat dan Insya Allah naik haji bersamamu sayang" Dayu mendekat dan mencium pipiku.
...<●○●○●○>...
Perjalanan panjang ke Kediri seakan men…
Sedayu Ingmurti Kekasih Ghoibku
Menuju kepusat Panjalu.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 20 Episodes
Comments
Fauziyah Zia
wah seru juga
2022-11-05
0
Mami Mara
makin kesini makin seru!
2022-07-05
0