Rio dan Tori mendapat informasi dari anak buahnya lewat rekaman cctv. Rio dan Tori segera menemui Kevin yang sedang menjaga Annisa.
" Kevin, kita harus ke kantor pusat cctv lalu lintas, ada informasi," ajak Rio.
" Ok, ayo kesana. Annisa, kakak pergi dulu, ya. Ingat pesan Kakak, kamu harus kuat untuk bayi kamu," kata Kevin sambil mengusap kepala Annisa.
" Insya Allah, Annisa akan kuat," ucap Annisa dengan senyum getir yang tersungging di bibirnya.
Kevin pun segera pergi bersama Rio dan Tori. Annisa pun berusaha berdiri dan berjalan menyusuri koridor menuju ruang ICU untuk melihat keadaan Darren yang masih belum sadar. Dari balik kaca, suaminya yang biasa menyebalkan itu kini tak berdaya dan sedang berjalan.
" Darren, suamiku. Aku di sini, aku disni bersama kamu. Kamu harus kuat demi aku dan calon anak kita. Aku mohon jangan tinggalkan aku. Ya Allah sembuhkanlah suamiku, bangunkanlah dia dari komanya, aku mohon Ya Allah. Hanya kepadaMu hanya memohon dan berserah diri," kata Annisa dalam hati yang menitikan air mata. Annisa terus menatap suaminya dari kejauhan sambil menempelkan telapak tangannya ke kaca, seolah dia bisa menyentuh dan membelai suaminya. Annisa sangat merindukan kebersamaannya dengan suaminya itu. Air mata Annisa tiada henti mengalir, dadanya begitu sesak dan sakit. Tiba-tiba Annisa melihat Darren menggerakkan jari tangannya. Annisa segera berteriak memanggil dokter.
" Dokter, dokter, dokter, " teriak Annisa sekeras mungkin hingga membuat dokter dan suster datang.
" Dokter cepat lihat, tangan suami saya bergerak," kata Annisa dengan panik dengan tangan yang masih terinfus.
" Tenang ya, kami akan segera memeriksa," kata Dokter yang segera masuk keruang ICU. Tak berapa lama, dokter pun keluar.
" Bagaimana dokter suami saya?"
" Kondisi Pak Darren ada sedikit kemajuan, beliau sudah keluar dari masa kritisnya namun kesadarannya masih sama Bu Annisa. Terus berdoa ya, Bu."
" Apa sudah boleh di jenguk, dok?"
" Boleh, Bu Annisa tapi cukup dua orang saja ya. Untu…
Jihad Cinta
EPISODE 83 ~ HARAPAN ~
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 107 Episodes
Comments
Ningrum Ningrum
Alhamdulillah sudah siuman
2022-04-11
1
Happyy
👍🏼👍🏼👍🏼
2021-04-16
1