Waktu menunjukkan pukul lima sore. Hari itu adalah hari pertama Baruna bekerja di perusahaan papanya.
Tidak jauh berbeda dari Arkha, Baruna bisa dengan cepat beradaptasi di kantor itu dan mampu mengerjakan tugas-tugas yang Arkha berikan kepadanya dengan sangat cekatan.
Maklum saja, semenjak kecil Baruna sudah sangat sering mendengar papanya membahas masalah pekerjaan kantornya, baik itu bersama mamanya ataupun rekan bisnisnya yang lain. Sehingga tanpa dipelajarinya pun, Baruna dengan mudah memahami apa saja yang biasa dikerjakan Arkha.
"Papa perhatikan kamu sepertinya sedang gelisah, Una. Ada apa?" ujar Arkha, seraya menggelengkan kepalanya, ketika menyadari sore itu putranya terlihat tidak tenang dan mulai tidak fokus dengan pekerjaannya.
"Ee ... apa aku boleh pulang duluan, Pa?" tanya Baruna. "Aku ada janji ketemu teman-temanku," bohongnya sambil melirik jam tangan yang melingkar di tangan kirinya. Dia ingat kalau sudah waktunya dia harus menjemput Floretta dari tempatnya bekerja.
Arkha hanya tersenyum tipis serta menghela nafasnya dalam. Meski putranya sudah bersedia mengikuti kemauannya dan mulai belajar mengelola perusahaannya, tetapi Baruna belum sepenuhnya bisa menghilangkan kebiasaannya dan masih lebih suka menghabiskan waktu bersenang-senang menikmati masa mudanya bersama teman-temannya.
"Baiklah, papa izinkan kamu meninggalkan kantor duluan. Tapi ingat, kamu jangan pulang kemalaman ya!" tegas Arkha, tetapi tidak ada niatnya melarang putranya untuk bertemu teman-temannya itu.
"Terima kasih, Pa. Kalau gitu, aku duluan." Baruna bergegas meraih jaketnya dan hendak segera meninggalkan kantor itu.
"Tunggu, Una!"
Belum sempat Baruna melangkahkan kakinya, kembali Arkha menghentikannya.
"Langit mendung, Una. Sepertinya akan turun hujan. Sebaiknya kamu jangan naik motor, kamu pakai mobil papa saja," saran Arkha. Melihat cuaca yang mulai kurang baik karena sudah masuk musim penghujan saat itu, Arkha sedikit mengkhawatirkan putranya dan tidak tega melihat Baruna menge…
Muara Hasrat Baruna
Eps. #26 Siapakah Pria Itu?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 89 Episodes
Comments
Aditha S
nah Lo siapa ini Thor
2022-08-04
0
Hanifa Wilda Amrullah
Ada pentholan genk baru lagi kayaknya
2022-08-04
1
GeGe @!🦩⃝ᶠ͢ᵌ™
Una Klo ditikung baru Nangis
2022-07-25
1