Di ruang makan.
Vina sedang sibuk dengan ponselnya sambil menunggu sarapannya siap.
“Ck!! Perasaan di rumah ini ada 2 orang pembantu deh, kenapa nyiapin sarapan lama banget sih!” gumam Vina dengan raut wajah yang sangat kesal.
Tak lama terdengar suara langkah kaki yang mendekat ke arah Vina.
“Ada apa sih sayang, hem... Kenapa wajahmu terlihat kesal seperti itu?” tanya Mamah Mita dengan lembut sambil duduk di kursinya.
“Biasa Mah, tuh para pembantu kerjanya enggak becus. Sudah siang begini sarapan belum ada di meja makan, padahal aku sudah menunggu lama loh di sini sampai-sampai perutku keroncongan” jawab Vina yang memasang wajah disedih-sedihkan sambil mengelus perutnya seolah-olah dia benar-benar sangat lapar.
“Aduh, aduh... Kasihan sekali anak kesayangan Mamah ini. Memangnya Bi Tin kemana? Apa dia habis pergi berbelanja?” tanya Mamah Mita sambil mengelus kepala Vina dengan lembut.
“Enggak. Bi Tin ada di dapur baru ingin nyiapin sarapan, terus di bantu sama Biraskapar juga” saut Vina dengan cuek.
“Apa? Bi-biras... Apa tadi?” tanya Mamah Mita yang kurang mendengar ucapan Vina.
“Biraskapar, Mah...” jawab Vina sambil memainkan ponselnya.
“Bikapar? Biraskapar itu apa sayang? Kok Mamah baru dengar dan baru tahu juga” saut Mamah Mita penuh tanda tanya.
“Biasalah, Mah. Biraskapar itu berasal dari kata Bibi Rasa Kakak Ipar haha...” tawa Vina seketika pecah yang membuat Mamah Mita sedikit terkejut, namun kemudian ikut tertawa bersama.
“Haha... Astaga, Vina. Kamu ini bisa saja, lagian juga memang pantasnya sih seperti itu ya. Dari pada dia sebagai istri Abangmu kan, mana enggak bisa memberikan anak pula. Di kata nikah hanya hidup berdua saja, lalu jika tidak bisa memberikan anak mengapa pernikahan ini diteruskan ya kan. Lagian juga Abangmu sangat tampan, pasti banyaklah wanita lain yang mengantre untuknya apa lagi yang rahimnya sempurna” sindir Mamah Mita saat melihat Suci dan Bi Tin datang dari arah dapur membawa beberapa makanan.
Vina yang dapat mengerti tatapan mata sang…
Keikhlasan Hati Seorang Istri
Tidak Memiliki Rahim Sempurna
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 282 Episodes
Comments