Jo tiba di Jakarta sudah dini hari sekitar pukul 04.19.
Lelah tergambar jelas dari kusutnya wajah juga pakaian yang dikenakan.
Niat menaiki anak tangga menuju kamarnya, terdengar bunyi sutel yang beradu dengan wajan, sehingga menarik perhatian pria itu. Entah kenapa, sejak kehamilan Claudya, wanita itu senang sekali untuk makan pada waktu-waktu dini hari. Kadang Jo harus bangun dan masak untuk wanita itu sekitar jam ini.
Hal itu yang menarik pria itu untuk melangkah menuju dapur, karena kemungkinan istrinya yang masak di sana.
Selama ini, jika Jo atau Claudya memasak di dapur, para asisten rumah tangga dilarang mengganggu, ataupun berada di area dapur, sehingga pagi itu terasa sangat sepi.
Wajah kusam dan lelah seketika tersenyum cerah seolah mentari pagi sudah bersinar.
Pria itu bersandar di tembok menonton istrinya memasak. Perut besar yang seksi. Itu menurutnya. Mengenakan daster ibu hamil, rambutnya diikat memperlihatkan leher jenjang wanita itu. Pemandangan yang luar biasa.
Sudah Jo duga. Wanitanya akan seseksi ini. Belum ada pengakuan cinta, hanya sekedar memanggil sayang saat bercinta, meski begitu, Jo tidak mau kehilangan ataupun terjadi apa-apa dengan wanita yang kini sedang mengandung buah hatinya.
Berawal dari perjodohan, saling mengejar prestasi di dunia bisnis, menginginkan pengakuan dan sebagainya, kini semua itu seaka tertinggal di belakang, meskipun kesibukan selalu ada di kantor masing-masing.
(Kembali ke pemandangan pagi itu).
"Kamu sangat seksi ...", ucap Jo.
Claudya menoleh dan tersenyum. Ia sudah tahu bahwa suaminya pulang meski tidak diberitahu oleh pria yang kini sedang menatap damba dirinya.
"Sudah sampai?", tanya Claudya yang masih sibuk dengan pembuatan nasi goreng.
"Kamu tahu aku pulang?", Jo bukannya menjawab malahan balik bertanya sambil berjalan mendekat ke arah istrinya.
"Jeny memberi tahuku kemarin sore..", jawab singkat Claudya.
Wajar Jeny tahu, toh suami bucinnya yang setiap hari minta jatah malam, pagi, siang, sore dan kembali mala…
Mr. Rick
Bab 62
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments