Fira tak menyangka bahwa Vian bisa sehancur ini saat tau ia akan bersama dengan laki-laki lain,Fira merasakan debaran dada yang membuatnya hampir gila.
"Jangan diam!Jawab gw Fira!"
"Lo punya gw kan?Ya kan?Fira!"
Fira merasakan cengkraman kuat tangan Vian yang berada di wajahnya.Melihat hal itu tak membuat Fira takut,Justru ia terlihat senang.
"Iya gw milik Lo."Ucap Fira tersenyum,Wajah putus asa Vian kini mulai memudar,Berganti dengan wajah senang.
"Ikut gw sekarang."Fira menarik tangan Vian menuju keluar gudang,Gadis itu membawa Vian menuju rooftoop.
Sesampainya di sana,Fira fokus menatap ke arah bawah,Sedangkan Vian bingung mengapa Fira mengajaknya ke sana.
"Fira,Apa kita bisa kaya dulu?"Tanya Vian menatap Fira yang berada di depannya.Angin pagi ini begitu kencang,Dengan Awan mendung yang memenuhi langit sekolah mereka.
"Enggak."Ucap Fira tersenyum,Rambut gadis itu berterbangan bebas,Menambah kesan keindahan tersendiri di mata Vian.Saat itu juga Vian kembali terpesona dalam Karismatik seorang Fira Alexander.
"Cantik."Gumam Vian termenung.
"Lo suka gw Karna cantik?"Fira bertanya setelah mendengar gumaman kecil vian.
"Bukan."
"Terus Karna apa?Apa Karna gw selalu bantu Lo?Atau Karna gw pernah nolong ibu Lo?"
"Bukan."
Fira mengeryit bingung,Gadis itu melangkah mendekati Vian yang tadi berada di belakangnya.Wajah Vian terlihat memerah jika di lihat dari dekat.
"Lalu Karna apa?"
"Karna itu Lo,Dan gw gak punya alasan buat gak cinta sama Lo.Yang gw tau...gw cuma cinta sama Lo."Jawab Vian dengan serius menatap manik mata Fira.
"Meskipun Lo tau gw yang buat kakak Lo koma?"
Deg!
Vian menatap seringai tajam di wajah Fira,Pemuda itu memejamkan matanya dalam-dalam barulah ia kembali menatap Fira.
"Iya,Gw udah maafin Lo...Lagipula Lo lakuin itu semua buat gw."Ucap Vian.
Fira tersenyum tipis,Lalu kembali menatap kearah langit.Gadis itu mengusap rambutnya ke belakang.
"Gw gak selingkuh,Berita yang menyebar itu hanya untuk mengecoh bokap Lo.Karna bisa jadi bokap Lo tau hubungan kita dan Lo bisa kembali di kasarin."Vian mendongak menatap punggung kecil milik Fira.
"Jadi cowok itu?"
"Dia Edward,Temen Steven sepupu gw.Dia emang suka gw dari kecil.Tapi gw cuma anggap dia saudara sama kaya stev sepupu gw."Jelas Fira,Vian terlihat terdiam.
"Jadi ini semua cuma sandiwara?Lo gak punya pacar baru kan?"Tanya Vian,Fira berbalik sambil mengangguk.
"Kenapa?Lo mau nangis lagi kaya anak kecil kekurangan uang?"Tanya Fira dengan nada ledek di ujungnya.
"Siapa yang nangis,Gw gak nangis."Jawab Vian dengan dingin.Fira pun terkekeh.
"Yauda,Mulai sekarang tolong jalanin rencana ini,Bisakan?Kita harus saling percaya Lo ngerti?"Fira menatap Vian yang terlihat ragu.
"Tapi kalo Lo suka beneran gimana?"Vian bukanlah pemuda bodoh yang hanya akan mengiyakan ucapan Fira,Apalagi seseorang yang juga menyukai Fira lebih di atasnya.Ada kemungkinan Fira bisa merubah hati untuk pemuda lain selain dirinya.
"Lo gak percaya sama gw?"Fira menatap tajam Vian,Vian pun menggeleng keras.
"Gw percaya,Tapi gw gak percaya sama cowok yang suka sama Lo."Ucap Vian.
"Dia gak akan lakuin apapun,Apalagi macem-macem."Ucap Fira meyakinkan Vian.
"Yauda,Gw juga akan Jaga jarak dari Syifa."Ucap Vian.Fira pun mengangguk dan berjalan duluan menuju kelas tanpa menunggu Vian.
Ada sebuah kelegaan di hati Vian saat tau Fira tidak mempunyai kekasih lain,Apalagi gadis itu sendiri yang memberitahunya.Wajahnya kembali memerah kala mengingat hal apa yang ia lakukan pada Fira tadi.
"Benar-benar memalukan."Ucapnya berjongkok mengusap rambutnya kasar,Bisa-bisanya ia berciuman panas dengan fira.
...----------------...
Tepat di sebuah sekolah,Terlihat seorang gadis sedang terlihat kebingungan.Seperti sedang mencari seseorang.
"Heh!Lo liat pacar gw?"Keisya menatap seorang siswi yang sedang sibuk berdandan di lorong koridor.
"E-engga,G..gw gak liat."Jawab gadis itu ketakutan dan langsung pergi dari sana.
"Kenapa dia yang takut,Harusnya kan gw?"Kesal gadis brandal itu.
"Woy Keisya,Lo cari Vans!Dia ada di kantin."Ucap salah satu siswa,Keisya pun mengeryit,Tidak biasanya Vans begitu cepat ke kantin.Pemuda itu kan pendiam.
"Yauda makasih."Ucap Keisya segera berlari ke kantin,Hal pertama yang ia lihat adalah Vans yang sedang bermain bersama beberapa siswa,Itu pemandangan langka Karna selama ini Vans tak pernah membuka diri.
"Vans?"Keisya menatap vans tak percaya.
"Eh...key,Ke sini sayang!"Teriak Vans tersenyum lebar,Keisya hanya mengangguk.
"Vans kamu sehatkan?"Tanya Keisya,Vans hanya mengangguk.
"Gila,Lo beneran pacaran sama Keisya?"Tanya temannya.
"Beneran lah,Btw key kenalin ini temen baru aku Vero zarion,Shion aldrik,Dan son William."Ucap Vans tersenyum.
Keisya mengangguk kaku,Mengapa ia merasa kali ini Vans berbeda,Bukan lagi pemuda polos yang ia kenali.Tatapan pemuda itu seakan siap menikam siapa saja.
"Tuan vander,Akan saya buktikan bahwa putra yang anda anggap tidak berguna ini.Akan Menjadi salah satu bahan bakar untuk kehancuran anda,Berpura-pura mencintai kami,Pemikiran itu terlalu naif."Batin Vans tersenyum licik.
TBC.
like dan komen.
BADGIRL Mɪʟɪᴋ KETOS
Vans berubah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 114 Episodes
Comments
Yohana
rencana apa yang ada di kepala Vans
2025-12-23
0
Aprilia Amanda
Vans bahaya banget nih😂
2025-07-11
1
ilmi ilmiyyach
Vans aku suka sma keberanian mu
2025-07-03
1