Sesampainya di apartment, Anna menangis dalam diam bukannya mereda justru tangisnya semakin terdengar sesegukan
Louis yang sedari tadi mendiamkannya sekarang justru khawatir, ia mendekat tanpa mengucapkan sepatah kata pun, ia hanya memeluk Anna erat
"Hikss... hikss.. kenapa James melakukannya hikss.." celotehnya lagi
"Anna lihat aku" ucapnya sembari menghapus air mata Anna, matanya memerah dan bengkak saat ini
"Aku mengenal James sejak lama, aku tahu betul sifatnya. Dia pria yang bertanggung jawab, sangat tidak mungkin ia akan menelantarkan anak dan istrinya" ujar Louis kembali mencoba memberi pengertian lagi
"Hikss.. hikss.. kau hanya bisa bicara tapi tidak merasakannya karena kau bukan perempuan hikss.." bantah Anna
Respon nya tetap sama, lagi-lagi Anna membantah dan berujung menciptakan perdebatan kecil di antara mereka
"Menurutmu apa mungkin James melakukannya jika Sheza tidak mau? tidak bukan?"
"Bisa saja James memaksa Sheza" jawab Anna lagi
Louis dibuat pecah kepala, Anna sungguh tak mau kalah. Ia memilih membiarkan Anna menangis sepuasnya kali ini
Di sisi lain sama halnya dengan Sheza, ia menangis sejak tadi dan menyalahkan dirinya sendiri.
Sama seperti Louis, James juga memberikan pengertian namun Sheza justru semakin merasa bersalah pada Anna
Kedua pria itu tengah pusing saat ini. Sama seperti Louis, James juga membiarkan Sheza sendirian dulu saat ini
Sudah dua hari berlalu semenjak kejadian mereka di Villaggio Mall, saat di rumah sakit Anna mengabaikan Sheza yang terus berusaha menjelaskan
Masih dengan rasa kecewanya, Anna memilih menghindari Sheza karena ia tak ingin mengamuki wanita hamil itu.
Berhari-hari berlalu sama, Anna masih menghindar. Entahlah, rasanya campur aduk, ia menganggap Sheza sudah seperti kakaknya, setelah Louis hanya Sheza yang ia punya di Negara Menara Pisa itu.
"Dokter Anna, persiapkan diri anda sepuluh menit lagi akan tiba pasien VVIP akan tiba di ruang operasi" ucap salah satu perawat padanya
Seketika selera makan Anna menghilang,…
Masih Dia Pemenangnya
Episode 44
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments