Mereka berdua lalu duduk di roller coaster. Sally begitu penuh kebahagiaan, sementara William tengah gemetar ketakutan.
Sally lalu memegang tangan William dan berkata, "kau tidak akan jatuh, jadi tenanglah."
William menutup matanya saat roller coaster itu mulai berjalan.
Setelah beberapa saat, mereka akhirnya turun. Sally sangat begitu bahagia, namun di sisi lain William tengah muntah.
Sally menepuk punggung William dengan perlahan dan bertanya padanya.
"Apakah kau baik-baik saja? Dasar kucing penakut." Sally tertawa dengan terbahak-bahak.
William melihat kearah Sally dan berkata, "tertawa saja, tertawa kan saja aku ini sepuas hatimu."
Sally masih terus tertawa. William lalu menariknya mendekat dan mencium Sally tepat di bibirnya dengan lidah*nya bermain di dalam mulut Sally.
"Hmmmm...."
William lalu mengusap bibirnya dan berkata, "sekarang tertawa lah."
Sally meludah di tong sampah.
"Eeeuuhhh..." Ucap Sally. "Dasar bajingan." Ucap Sally lagi seraya memukuli William.
William memegang tangan Sally dan tertawa.
"Apakah rasanya enak sayang?" Tanya William.
"Diam lah, iihh dasar kau menjijikkan." Ucap Sally dan kemudian pergi untuk membeli minuman di sebuah stand penjual minuman.
Sally lalu membeli dua buah jus dan memberikannya satu kepada William. Sally tengah meminum jusnya itu.
'Aku senang karena aku sudah memilih taman bermain ini. Tawamu itu adalah obat terbaik untukku. Semakin sering aku melihatmu, semakin aku jatuh cinta kepadamu. Aku harap ini tidak akan mempengaruhi aku nantinya.'
Ucap William dalam hati dengan tersenyum di wajahnya seraya melihat kearah Sally.
"Apakah jusnya sangat enak sampai membuatmu tersenyum begitu?" Tanya Sally.
"Lebih enak rasa yang tadi." Ucap William dengan tertawa.
"Diam lah." Ucap Sally dengan marah.
William tertawa dan bertanya, "sekarang kau mau coba wahana yang mana lagi?"
Sally tampak masih berpikir.
"Ayo kita pergi ke rumah hantu. Bagaimana menurut mu?" Tanya William.
"Tidak, aku tidak menyukai hal itu." Jawab Sally kemudian b…
Cerita Cinta Mafia
17. Taman Bermain
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 38 Episodes
Comments