"Ekhemm!!" suara dehem seseorang yang tidak jauh dari Nara.
"Siapa?" tanyanya sambil menutup rapat kain lapisan kedua yang masih dikenakannya.
"Nona muda, tolong jangan buka bajumu disini!" seru seorang pria yang entah darimana asalnya, karena tidak kelihatan keberadaannya.
"Kamu bisa melihatku?"
"Mm."
'Aneh! Aku tidak bisa melihat dia,' batin Nara penasaran.
"Apa kau hantu?" tanya Nara.
"Aku ada di arah timur."
*Ilustrasi
"Sedang apa kau disana?" tanya Nara saat menemukan sosok seorang pria sedang duduk tertutupi semak-semak hampir tak terlihat. "Apa kau sedang meditasi?" terkanya dari gaya duduknya.
"Iya! Tapi meditasiku terganggu karena suara nona."
"Maaf! Aku tidak tahu ada orang disini selain aku."
Nara segera memakai kembali pakaian dan sabuknya.
"Baru saja mau santai, tapi malah tidak jadi," keluhnya jengkel.
Nara jongkok di daratan dengan gaya bosannya sambil melempar-lemparkan batu kerikil satu persatu ke dalam air sungai.
"Nona, apa kau lapar?"
"Iya," jawab Nara sambil menoleh ke pria itu.
"Kemarilah!" serunya.
"Apa kau punya makanan?"
"Iya."
Karena lapar, Nara terpaksa meminta makanan gratis pada orang asing yang baru ditemuinya.
"Ini! Makanlah!" kata pria itu yang menyerahkan sebuah bungkusan kain putih diatas bebatuan didekatnya.
Nara membuka bungkusan kain itu dan menemukan ada dua buah mantao didalamnya.
'Mana kenyang cuma makan ginian.'
"Kenapa? Tidak suka?"
"Bukan tidak suka. Kalau aku makan, nanti jatahmu makanmu berkurang."
"Perutmu sudah lapar, bukan? Makanlah!" desak pria itu.
Nara mengambil sebuah mantao lalu makan dengan lahap.
"Jika masih mau, habiskanlah semua mantao itu!"
Mulutnya penuh dengan suapan terakhir mantao sebelumnya hingga pipinya menggembul.
"Kshgshbvnahhak...." kata Nara tak beraturan karena penuh dengan makanannya.
"Apa yang kamu bicarakan? Habiskan dulu makananmu, baru bicara dengan benar!"
Nara mengunyahnya dengan cepat dan kemudian ia merasa ada yang mengganjal di dadanya. Makanannya sepertinya nyangkut sehingga ia harus m…
Nara
jilid 17
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 106 Episodes
Comments
Ibuk'e Denia
kapan Nara memperkuat fisik nya
2023-05-20
0