"Sudah cukup Zhong Min. Kamu adalah pangeran pertama di Kekaisaran Shao ini. Sudah seharusnya kamu memberikan contoh yang baik untuk adik-adik mu. Apa yang kamu lakukan ini benar-benar tidak pantas dilakukan. Cepat bawa kembali anak buahmu dan aku akan menganggap hal ini tidak pernah terjadi." Kaisar Pei An Long memandang perdebatan mereka dan segera memotongnya.
"Hahahaha." Suara tawa Pei Zhong Min menggema di seluru aula persidangan. Lalu disertai dengan suara yang berasal dari orang yang sama.
Prok! Prok! Prok!
"Bagus. Sepertinya ayah Kaisar sudah mengingat jika akulah pangeran pertama." Suara rendah Pei Zhong Min terdengar menakutkan. Apalagi dengan tatapan matanya yang memandang Kaisar Pei An Long dengan penuh kebencian. "Tapi kenapa bukan aku yang menjadi pangeran putra Mahkota dan malah Pei Zhang Xi yang jauh lebih muda dariku hah! Kemampuan Apa yang dimiliki Pei Zhang Xi yang tidak aku miliki? Aku jelas lebih berpengalaman darinya. Dalam aspek apa dia lebih baik dariku hingga membuat ayah Kaisar memilihnya dari pada aku!?" Teriak Pei Zhong Min marah. Ia mencabut pedangnya dan mengarahkannya pada Kaisar Pei An Long. Dengan segera, seluruh penjaga yang bersiap di depan Kaisar Pei An Long memasang badan.
"Aku tidak menyangka jika kamu memang memiliki kemampuan yang hebat. Namun hanya Kemampuan saja tidak akan membuatmu berhasil menjadi seorang Kaisar yang mampu memimpin sebuah Kekaisaran. Tetapi bahkan Kemampuan Pei Zhang Xi memang lebih layak darimu. Kemampuan seseorang tidak ditentukan dengan lamanya pengalaman saja. Namun lebih dari bakat dan kemampuan alami. Hal ini tidak bisa dipaksakan. Lagipula, untuk menjadi seorang putra Mahkota yang akan mewarisi tahta tidak hanya dengan memiliki kemampuan saja. Pola pikir dan wibawa juga harus diperhatikan. Dan dslam kedua aspek ini, maafkan aku jika aku harus mengatakan dengan jujur jika kamu kalah telah dari adikmu." Kaisar Pei An Long menjawab dengan tenang.
"Hah! Omong kosong! Itu hanyalah alasan ayah Kaisar untu…
Permaisuri Tidak Ingin Mati
Bab 251. Pemberontakan 2
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 313 Episodes
Comments
Fifid Dwi Ariyani
trusdabar
2024-03-14
0
Narimah Ahmad
sudah diberi pengertian ole kaisar malah tak terima 😡 makan hati jawapannya mati makan rasa jiwamu yg binasa 😩
2023-02-27
1
Hana Aini
pandainya dirimu thoooorrr kau gantung ceritaku🤔🤔
2023-02-27
0