Bruggkkkk....
"Aaawww ssttt"
Mentari dibuat kaget dengan seseorang yang tanpa sengaja menabrak tubuhnya saat keluar dari lift yang menuju area dimana kamar yang dia pesan berada.
"Maaf.maafkan saya.Apa anda baik baik saja nona?"ujar pria yang baru saja akan memasuki lift yang digunakan oleh Mentari.
Deg....
Namun jantung pria itu seakan berhenti berdetak saat netranya mantap wajah cantik yang begitu dia rindukan selama lima tahun ini.
Walaupun keduanya dulu tidak sempat berhubungan dekat dan hanya sebatas saling kenal san saling tahu saja tidak lebih dari itu namun sosok wanita muda yang tengah hamil itu mampu membuat hatinya gelisah tidak bisa tidur.
Namun setelah satu minggu berlalu entah apa dan entah kemana dia pergi,menghilang tanpa jejak dan itu membuat Abra merasa frustasi hingga menerima tawaran sang ayah untuk kembali melanjutkan studinya keluar negri dan baru kembali satu minggu yang lalu untuk mengambil alih hotel yang dulu dipegang oleh sang ayah.
"Bu_Bulan"gumam Abra yang masih terdengar jelas oleh pendengaran Mentari.
"Maaf anda salah orang saya bukan Bulan"jawab Mentari bergegas keluar dari dalam lift yang hanya berisikan dirinya dan pria asing tadi.
"Tunggu Bulan,kamu Bulankan?"tanya Abra menghentikan langkah Mentari karena cengkraman tangannya dipergelangan tangan Mentari.
"Astaghfirullahaladzim"pekik Mentari menghempaskan tangan Abra yang sudah lancang mencengkram tangan nya.
"Ah,ma_maaf.Tapi kamu benar benar buka Bulan?"tanya lagi yang masih penasaran dengan sosok wanita berhijab syar'i yang ada didepan nya itu.
"Tentu saja bukan.Jika tidak percaya silahkan periksa dimeja resepsionis tentang data penghuni kamar 205.Itupun kalau anda bisa mendapatkan nya"ujar Mentari yang langsung pergi meninggalkan pria yang sudah salah mengenali orang itu.
"Ok kita lihat siapa kamu sebenarnya dan jika itu kamu Bulan.Maka aku tidak akan melepaskanmu lagi"gumam Abra tersenyum licik saat melihat punggung Mentari yang sudah menghilang masuk kedalam kamar 205.
Abra p…
Merindukan Rembulan
Bab.66
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments
Fifid Dwi Ariyani
yrusceria
2024-02-28
2
guntur 1609
si abra ni kan nanti suaminya mentari
2024-02-13
0
Kenzi Kenzi
bronis dunk abra...hehehe
2024-01-30
0