Setelah acara pernikahan selesai, Keysa langsung di bawa ke rumah Alan. Rumah Alan terbilang tidak terlalu besar tapi sangat nyaman dan elegan. Sebenarnya Alan pria yang sangat kaya namun ia tidak suka tinggal di rumah mewah dan penuh dengan pelayan. Karena ia sangat suka dengan kesederhanaan.
Untuk Keysa ia tinggal di rumah mewah atau bukan itu sama sekali tidak masalah yang terpenting baginya adalah tidur nyaman.
Kini Alan dan Keysa sudah berada di kamar Alan, mereka tidur dalam satu ranjang dan satu selimut tapi mereka hanya berbaring saja tanpa kegiatan apa pun ,dan hanya bergelut dengan pikiran masing-masing.
"Sebenarnya aku ingin buka puasa, tapi wanita ini sangat galak bagaimana jika nanti berteriak dan mencakar-cakar wajah tampanku" gumam Alan dalam hati.
Tanpa sengaja kedua orang itu saling menatap kemudian langsung mengalihkan lagi pandangan mereka. "Aku....aku belum siap maaf " tiba -tiba Keysa bukan suara.
"Tidak masalah....." jawab Alan, burung gagak yang tadi berdiri tegak mendadak layu karena malu.
"Aku tahu , aku bukanlah gadis yang kau tahu sendiri aku seperti apa. Tapi untuk saat ini beri aku waktu sebulan, agar aku bisa lebih mengenalmu" ucap Keysa.
"Whaaatt..... sebulan dia bilang, astaga bagaimana nasib timun sakti miliku, bisa karatan nanti" gumam Alan dalam hati karena ia juga merasa gengsi jika harus meminta duluan. Julukan duda dingin dan keren akan hilang jika ia minta kikuk-kikuk duluan.
"Tidak masalah...." jawab Alan
"Benarkah....?"tanya Keysa merasa tidak percaya dengan apa yang ia dengar dari Alan.
"Iya benar, lagi pula aku dengar jika kau itu mantan ulat bulu. Aku takut gatal jika ehem-ehem denganmu nanti. Jadi waktu satu bulan cukup untuk mentralisir kegatalanmu" Jawab Alan santai
"Apa.....!!! " demi kerang ajaib, hati dan kepal Keysa kini terasa panas bahkan otaknya sudah mendidih mendengar ucapan dari Alan yang sama sekali tidak ada manis-manisnya seperti mata air pegunungan.
"Bicaralah yang pelan, aku belum tuli..." uc…
TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI
Bab 120
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 165 Episodes
Comments
Jamayah Tambi
Jangan pura2 kau ulat bulu
2025-05-12
0
HELEN IDANG
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2025-08-29
0
HELEN IDANG
🤣🤣🤣
2025-08-29
0