Satu bulan berikutnya tanah gersang yang selama ini menjadi pemandangan dari wilayah perbatasan telah digantikan dengan tanah luas penuh rumput hijau, meski begitu belum ada pepohonan yang menghiasinya maka dari itu aku dengan beberapa kelompok yang telah aku bentuk akan mulai menanamnya.
Aku, Elena, Emi, Eris, dan juga Alice menjadi satu tim, setiap tim akan membawa cukup banyak tanaman di kereta kuda mereka yang nantinya akan tumbuh dengan sama rata.
Aku membantu Elena untuk menggali lubang yang tidak terlalu dangkal maupun dalam, ia menaruh pohon yang ada di kedua tangannya dan aku menguburnya kembali sebelum Elena menyiramnya dengan air.
"Menurut suamiku berapa lama pohon ini akan tumbuh?"
"Mungkin beberapa tahun."
"Omong kosong, ini akan tumbuh dalam beberapa menit saja," yang memotong perkataan kami adalah raja iblis yang tersenyum bangga.
Eris dan Alice di sebelahnya tampak mendesah pelan.
"Sepertinya dia kurang tidur semalam jadi omongannya ngelantur."
"Apa katamu? Aku sudah terbiasa bergadang apalagi jika ada artinya."
"Mungkin saja Emi memiliki ramuan super penumbuh pohon atau sebagainya."
"Yang dikatakan Alice tepat sekali, dengan ramuan yang kubuat satu tetes saja itu cukup membuat pohon ini bisa setinggi 20 meter."
Aku memicingkan mata ke arahnya.
"Apa ada efek setelahnya?"
"Tentu saja tidak ada, hanya saja jangan berlebihan memakainya itu akan buruk jika pohonnya tubuh sangat tinggi dan besar."
Aku punya satu ide untuk itu.
"Ini ekpresi saat Arsel memiliki ide jahat," ucap Eris yang mana membuat Elena curiga.
"Mungkinkah senyuman itu datang saat ingin berbuat hal tidak senonoh."
"Tidak itu bukan sesuatu seperti itu malah lebih jahat lagi, saat tokoku sepi Arsel tersenyum sama dan ia malah meminta kami mengenakan pakaian bunny suit untuk menarik pelanggan."
"Bukannya itu malah jadi seperti toko mencurigakan, aku akan memarahi suamiku jika dia melakukannya lagi."
Aku yang mereka bicarakan hanya bisa mendesah pelan.
"Aku tidak akan melakukan itu lagi, saa…
Is That Slime? I Reincarnated Into Another World
Chapter 61 : Pohon Super market
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments