Nadia turun dengan mengenakan gamis dan jilbab. Rambutnya sudah dikeringkan pakai Hair Dryer. Doni menatap lembut ke arah istrinya yang begitu cantik di matanya. Doni merasa beruntung menikah dengan Nadia. Ay sedang berceloteh bersama ayah dan eyangnya.
"Ay sayang..." sapa Nadia. Ay menoleh.
"Ibu kemana aja? Kata ayah ibu tiduran bentar tadi. Apa ibu sakit?" tanya Ay khawatir. Nadia tersenyum menanggapi. Sementara Santi tersenyum penuh arti menatap Doni yang begitu lekat menatap istrinya.
"Ibu sehat kok sayang," ucap Nadia. "Tadi Ay beli jajan apa?" Nadia mengalihkan topik. Nadia duduk di sebelah Doni karena Doni menarik tangannya. Doni tak ingin berjauhan dari istrinya.
"Ay beli ini. Jajannya banyak," ucap Ay. "Kata ibu Ay gak boleh makan ciki. Jadi eyang beliin roti, wafer, sama susu."
"Ehm... Ibu boleh minta gak?" tanya Nadia.
"Ehm... Minta aja sama ayah. Ini semua punya Ay," ucap Ay santai sambil mengunyah makanannya.
"Ay... Gak boleh gitu. Kasih donk sama ibu nya," ucap eyang.
"Ay bercanda eyang, ini untuk ibu. Tapi jangan nempel terus sama ayah. Ibu dekat Ay, peluk Ay," celoteh Ay.
"Ibu punya Ayah, Ay," ucap Doni mengejek Ay.
"Ayah..." Nadia mulai ngambek. Nadia segera pindah tempat memeluk
"Baik tuan putri. Nih ibu udah pindah," ucap Nadia memeluk dan mencium Ay. Sementara Doni melakukan hal yang sama pada Nadia.
Santi bahagia, di usia senjanya dia mendapatkan kebahagian melihat anak dan cucunya serta menantunya hidup bahagia. Walaupun Nadia ibu sambung Ay tapi Nadia sangat menyayangi Ay.
***
Hari ini Nadia merasa kelelahan. Seperti biasa setiap ada kesempatan suaminya pasti menggempurnya terus. Jujur saja Nadia juga suka, namun rasanya badannya letih sekali hari ini seperti mau demam. Nadia berusaha membuka matanya menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Sementara suaminya sudah tidak ada di kamar itu. Sepertinya suaminya pergi ke mesjid untuk sholat. Nadia menyelesaikan hajatnya walau rasanya kepalanya sangat pusing. Setelah sholat, Nadia memilih unt…
Suamiku, Ayah Anak Didik ku
Demam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments