Hotel Pelita
Bima memasuki lobi hotel tepat pukul delapan malam. Rupanya seseorang telah lama menunggunya disana. Ia mengantar Bima menuju sebuah suite room di lantai tiga. Bima yakin Mega sudah menunggunya di dalam.
Bima mengetuk pintu beberapa kali. Tak lama kemudian Mega keluar dengan hanya mengenakan lingerie putih yang ditutup kimono tipis warna senada. Wajahnya sudah dipoles dengan make up lengkap, sementara rambut ikal alaminya dibiarkan terurai begitu saja. Tampak sangat segar dan menggoda.
Bima sama sekali tidak terkejut. Ia hanya enggan meladeni kenakalan Mega di tengah pikirannya yang sedang kalut karena rencana penggusuran sekolah. Ia baru saja menyadari kebodohannya hingga mau saja menuruti kemauan Mega yang tak masuk akal. Rasa ingin ia segera kembali untuk bekerja dan menemukan jalan keluar yang menguntungkan semua pihak. Ia memutuskan untuk segera berbalik dan pergi. Tapi dengan sigap Mega menahannya.
" Kamu datang jauh-jauh kesini bukan hanya untuk mengetuk pintu kan, Bim?" sindir Mega, " masuk!"
Bima sadar harus mendapatkan surat perjanjian itu, tapi tahu apa yang akan dihadapinya membuatnya ingin mengurungkan niat. Ego dan rasa tanggung jawabnya bergolak, akhirnya ia menyerah. Ia masuk mengikuti Mega menuju kamar.
" Aku sama sekali tidak menyangka kamu akan datang, Bim." ujar Mega memecah kekakuan diantara mereka.
" Apa sebenarnya maumu?"
" Duduk, Bim." Mega menunjuk sebuah kursi di dekat ranjang.
Bima menuruti perintah Mega.
" Aku bisa membantumu menemukan surat perjanjian itu." pancing Mega
" dan kau pikir aku akan percaya?"
Mega tertawa mendengar perkataan Bima, "Bima, Bima. Kau tidak akan ada disini kalau tak percaya."
Mega benar. Bima sangat berharap surat itu segera ketemu. Ia bahkan mau saja percaya pada omong kosong Mega.
" Aku tahu dimana surat itu." mega menyodorkan sebuah foto diponselnya.
Benar. Foto itu menunjukkan sebuah surat perjanjian tukar guling lahan yang dibubuhi tanda tangan asli milik Pak Wahid, kakek Rere dan Pak Udin, bu…
Terjebak Cinta Mas Lurah
Bantuan yang Diharapkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 29 Episodes
Comments