Kevin terlonjak kaget ketika tiba-tiba tangannya di sentuh oleh seseorang, dia tidak menyadari kalau ada seseorang di dekatnya karena saking ikut terhanyut dalam suasana haru pertemuan Afifah dan saudara saudaranya di panti asuhan ini.
Wanita paruh baya yang tadi pertama kali bertemu Afifah kini ada di sampingnya dan sedang menatap Kevin dengan senyum yang sangat menenangkan.
"Maaf apakah Anda wali Afifah yang baru ya? seingat saya dulu bukan Anda yang mengadopsi Afifah?" tanya wanita itu.
Kevin tersenyum dan mengangguk.
"Saya suami Afifah Bu," ucap Kevin.
Wanita itu terlihat kaget ketika mendengar status Afifah yang telah menikah dalam usia semuda ini, dulu dia melepaskan Afifah untuk diadopsi keluarga Atmaja karena keluarga itu berjanji akan menyekolahkan Afifah hingga lulus kuliah dan akan membahagiakan Afifah selayaknya anak sendiri tapi kenyataannya kok terlihat sangat berbeda.
"Benarkah Afifah sudah menikah? bukankah seharusnya dia masih sekolah? dulu walinya pernah berjanji untuk menyekolahkan Afifah sampai tamat kuliah tapi kenapa ini kok malah jadi begini," ucap wanita itu dengan raut wajah sedih.
"Keluarga Atmaja mengirimkan Afifah untuk menjadi mempelaiku beberapa waktu yang lalu untuk melunasi hutang mereka, dalam kata lain keluarga Atmaja telah menjualnya tapi aku sudah membebaskan Afifah dari keluarga tidak berhati nurani itu walaupun itu artinya aku telah membeli Afifah," ucap Kevin menjelaskan pada wanita paruh baya itu.
"Aku telah bersalah pada Afifah, aku salah menyerahkan dia pada keluarga yang tidak menganggapnya sama sekali," ucap wanita paruh baya yang diyakini oleh Kevin adalah ibu kepala panti asuhan dengan raut wajahnya yang sangat merasa bersalah.
"Saya rasa Afifah tidak menyalahkan Anda, Afifah juga menerima perlakuan keluarga Atmaja dengan suka rela bahkan dia menganggap perlakuan mereka sebagai kasih sayang untuknya," ucap Kevin.
"Kok bisa seperti itu? apakah Afifah tidak merasa dan sadar kalau dia tidak mendapatkan kasih sayang di tenga…
Afifahku
Safitri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments