Bibi yang sudah mengoles salep di area punggung nona Elea. " Saya keluar dulu nona."
" Terimakasih ya bi."
Bibi mengangguk dan berjalan keluar. Namun sebenarnya bibi mendapati hal aneh ketika menyaksikan Tuan Rey dan nona Elea yang menurutnya tidak seperti pasangan suami istri pada umumnya. " Padahal hanya mengoles salep di area punggung, mengapa harus bibi yang melakukannya? padahal pak Rey, bisa mengganti perban dan juga mengoles di semua luka lecetnya nona Elea di bagian tubuh lainnya. Belum lagi masalah mandi, kan sudah menjadi suami istri. Mengapa nona Elea harus malu. Bukannya...?"
Bibi yang ingin berkata lirih dalam dirinya bahwa harusnya suami istri kan sudah tahu senjata penakluk masing-masing.
" Ada apa bi?"
Tuan Di Andro yang memperhatikan bibi termenung seperti memikirkan sesuatu.
" Tidak ada apa-apa Tuan."
Bibi yang menyiapkan makan pagi di meja makan.
Rey yang sedang sibuk dibantu dengan asisten rumah tangga yang lain membawa kursi roda Elea turun ke bawah. Sementara Rey menggendong tubuh Elea menuruni tangga yang lumayan melelahkan. Nafas Rey tersengal setelah mendudukkan Elea di kursi rodanya. " Lagi-lagi berakhir merepotkan." bisik Rey tepat ditelinga Elea.
Elea yang acuh dengan kata-kata suaminya. Menganggap angin yang tak semestinya di dengarkan. Berusaha menikmati supaya terasa menyejukkan meskipun membuat panas dada.
" Bagaimana kabar kamu menantu ku?"
" Sudah jauh lebih baik Tuan Di." Elea yang memberikan senyumnya.
Rey kemudian menyuapi Elea di depan ayahnya. Rey bahkan bersikap manis dengan mengusap tisu dipinggir bibir Elea yang terkena kuah bubur ayam.
Bibi yang berada di dapur melihat tingkah keduanya yang berbanding terbalik dengan apa yang dilihat dan didengar saat berada dalam kamar mereka.
Elea yang lelah sebenarnya dengan bermain sandiwara seperti ini. Malas meladeni Rey yang sikapnya selalu mempermainkan perasaannya. Namun tak ada pilihan selain mengikuti alur ceritanya.
" Hari ini mau kemana kamu Rey? Terlihat rapi ?"
" Hari ini, me…
Forced To Marry
Bab 7 part 6
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments