Ditengah gerimis hujan darah terlihat seseorang sedang berjalan sendiri bersama payung yang dipegangnya. Dia adalah Gamma-Karina yang selalu dengan tatapan matanya yang tajam.
Inner Shiver Gamma-Karina memberikan reaksi, yang ternyata didepannya terdapat beberapa mayat tanpa kepala sedang terbaring menghalangi jalannya.
Dua pupil matanya yang bewarna biru bercahaya memperhatikan mayat-mayat tersebut.
"Bangun, atau kubangunkan." ucapnya dingin sambil memandangi mereka.
Mereka pun langsung bangkit spontan dengan cara Kip Up, lalu tertawa-tawa menyambut kedatangan Karina.
"Hahahaha, ini dia gadis yang kita tunggu-tunggu"
"Yhuu-huuuu!!"
"Baru pertama kali ada anak manusia yang berhasil masuk ke dunia ini.." ucapnya dengan suara karau sambil menunjuk Gamma-Karina.
Mereka ada berlima dan semuanya tanpa kepala, dengan penampilan yang compang camping penuh dengan darah dan bau busuk.
Dua orang di belakangnya terlihat dalam posisi tegap dengan kedua tangan melipat di dada.
"Padahal tidak ada kepala, kalian bicara dari mana? hah?"
"Hahahaha...apa kau tidak takut melihat wujud kami?"
"Tidak sama sekali!" jawabnya bersama gestur tangannya.
Merasa kesal melihat jiwa sombong yang ada pada Gamma-Karina, salah satu dari mereka dengan gerakan lincahnya lompat merapat lalu sambil berputar dan memberikan tendangan kerasnya ke arah kepala Gamma-Karina bermaksud ingin menghancurkannya.
BRASHH!! Percikan cahaya biru terlihat berhamburan.
Tanpa pergerakan tangan Gamma-Karina mengaktifkan kemampuan Karina yang bernama Room Disorder. Sebuah pelindung berbasis Energi Biru.
Sosok tanpa kepala tersebut terdiam dan berusaha melepaskan kakinya yang masih menempel pada perisai energi tersebut.
Pupil mata kanan Gamma-Karina yang menyala melirik dingin sosok yang mencoba membunuhnya.
"Sepertinya kalian bukan dari para Fantasma itu, Jin ya?"
Sosok itu fokus melihat mata yang bercahaya biru, yang tak lama ia pun terbakar oleh api biru yang muncul mendadak ditubuhnya.
"Akhhhh.. Guaarghh... Panass... A…
Outdoor Activity
Chapter 20.4 : "Manifestasi"
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments