Andrian bermaksud memeriksa keadaan Angelica, tapi ia hanya menemukan jasad dingin tak bernyawa yang sedang terbaring dengan mata terbuka di atas ranjang. Dia pun segera memanggil petugas polisi yang seharusnya berjaga di depan pintu kamar Angelica ini, karena ketika dia datang, tidak satupun dari mereka yang berjaga di sana.
"Lihatlah! Dari mana kalian!?" hardik Andrian marah sembari menunjuk jasad Angelica.
Salah satu dari mereka memanggil bantuan melalui walkie talkie, sudah dua kali mereka kecolongan dan kali ini pembunuh itu benar-benar menghabisi nyawa Angelica dengan rapi tanpa diketahui siapapun.
Citra datang tergopoh-gopoh bersama Banyu Aji dan Faisal. Ketika melihat seseorang yang datang bersama dengan Citra dan Faisal, raut wajah Andrian berubah — ia seperti pucat pasi dan tidak nyaman dengan kehadiran Banyu Aji di sana.
Ekor mata Banyu Aji melirik Andrian penuh misteri dan itu membuat Andrian beringsut pergi, tapi langkahnya di tahan oleh Citra. "Anda mau kemana dokter Andrian?" tanya Citra.
Andrian berhenti dan ia pun menoleh ke asal suara. Matanya bersitatap dengan iris hazel milik Citra.
Sorot mata itu, pasti ia sangat mencurigaiku saat ini, lirih Andrian dalam hati. "Saya hanya ingin memberi ruang pada petugas forensik." Dokter ini akhirnya memilih untuk berdusta kepada Citra.
Ia terus melirik ke arah Banyu Aji, walau rekan Citra itu tersenyum padanya, Andrian tetap merasakan aura yang tidak enak dari orang tersebut.
"Bisa Anda jelaskan kronologi kejadian ini?" tanya Citra pada Andrian.
"Saya bermaksud memeriksa keadaan Angelica, tapi ketika saya masuk, kondisinya sudah begini," papar Andrian. Alis Citra naik sebelah, ia terlihat jelas jika dia tidak mempercayai keterangan dari orang di hadapannya itu.
"Bagaimana mungkin seorang pembunuh masuk sedangkan ada dua penjaga di depan pintu?" cecar Citra sembari merapikan ikatan rambutnya.
"Mungkin lebih baik jika Anda menanyakan hal tersebut kepada anak buah Anda. Karena saya juga heran ketika saya tid…
The Murderer
BAB 24 - Kematian Angelica (Revisi)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments
Nafi' thook
sangat penuh misteri
2023-03-10
0
Ayu Wulandari
lanjut kak, bara apa bukan ya pelakunya? hhmm kasih clue lah kak 😁
2022-10-07
0