"Pintar ya Mbak Jen bikin brownis nya."
"Dih!" Citra melirik Pak Arif sinis. Gadis itu tengah cuci piring ditemani Pak Arif sebagai tukang bilasnya. Ibunya Pak Arif sudah melarang karena akan ada ART yang datang setiap sore untuk membersihkan rumah tapi Citra memaksa untuk melakukannya sebagai rasa terimakasih nya karena sudah diajak makan siang yang enak dan diajarkan membuat brownis meskipun harus mendapat penilaian menyebalkan dari guru disamping nya ini.
"Bapak mending pergi deh. Ke kamar kek, mandi kek, apa kek, jangan ngerusuhin saya disini." Omelnya merebut piring terakhir yang dibilas Pak Arif. "Bapak tuh nyebelin kalau cerewet gini."
"Oh ya?"
"Iya. Lagian bapak ngapain sih pulang cepat-cepat? Bukannya disana seru ya bisa berduaan sama bu wardah?" Citra pura-pura sibuk mengelap piring sambil sesekali melirik Pak Arif dengan sudut matanya. Kejengkelennnya naik ke level selanjutnya saat melihat senyum tak berdosa laki-laki itu, "Dih, ngapain senyum-senyum? Senang bangat tuh mikirin Bu Wardah." sindirnya sebal.
Pak Arif bukannya berhenti tersenyum malah sekarang tertawa renyah, "Masya Allah, jadi begini rasanya dicemburui?!"
"Idihh! Siapa juga yang cemburu." Citra meletakkan piring yang di lap nya dengan sembarangan hingga hampir terjatuh di lantai jika Pak Arif tidak sigap menangkapnya.
"Hati-hati Mbak nanti---"
"Iya, maaf. Kalau piringnya pecah nanti saya ganti kok." Ujar Citra masam.
"Nanti Mbak Jen terluka." Lanjut Pak Arif dengan sabar. Pikiran negatif siswinya ini kadang-kadang membuatnya sulit sendiri. "Piringnya kalau pecah tinggal diganti yang baru. Tapi kalau Mbak Jen luka, dimana saya cari gantinya?!"
Citra memutar bola matanya "Garing bangat sih Pak."
"Saya serius. Jadi Mbak Jen jangan sampai luka ya."
"Bodo ah. Bapak aneh." Citra membelakangi Pak Arif, menyembunyikan wajahnya yang bersemu.
"Lebih aneh kamu. Akhir-akhir ini saya lihat sudah mulai berani ngomel ke saya. Nyaman ya Mbak?" Goda Pak Arif membuat Citra makin menghangat.
"BAPAAAAAK!!! Udah…
My Favorite You
Perasaan ini
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments
Ersa
Mbak Jena yang di kode, seluruh sekolah yang menangkap sinyalnya 🤭
2023-09-06
1
Ersa
laahhh mrk yg pedekate koq aku yang Baper
2023-09-06
1
Mia Pratiwi🍇
uhuk mbak jen sudah ter arif arif🤣🤣
2023-01-11
3