"Apakah artinya, aku belum bisa melupakan kamu.. tapi kenapa kamu begitu dingin ketika bertemu denganku, ah.!! aku tahu, aku pergi tanpa kabar.. pasti kamu sangat marah. namun dari sorot matamu, kamu tidak memiliki emosi apapun padaku. aku jadi takut kamu benar-benar melupakanku dan tidak ingin bertemu denganku..."lirik Aska dengan ketakutan hatinya.
sejenak ia memejamkan matanya dan kembali menerawang ke masa lalu, di mana ia berusaha untuk mendapatkan perhatian dan kasih sayang Nisa, di mana Di sana kenangan manis yang mereka jalani bersama-sama.
namun setelah ia lulus, ayahnya langsung menghubunginya agar segera kembali ke tanah airnya, saat ia kembali, ia langsung dijodohkan dengan anak dari sahabat ayahnya yang bernama asmara.
asmara juga merupakan teman masa kecil Aska, jadi dia tidak ada niat untuk menolak pertunangan tersebut. artinya tidak ada alasan yang kuat untuk ia tidak menerima pertunangan tersebut melainkan kemauan dari hatinya sendiri.
tapi setelah bertemu dengan Nisa beberapa saat yang lalu, hatinya mulai gundah gulana, ia menjadi tidak tenang, pikirannya disita oleh bayang-bayang Nisa, senyum Nisa kala itu mampu mengobati hatinya. itulah yang ia bayangkan saat ini.
"aaaaaarrgggg..... lama-lama Aku bisa gila..."ucap Aska sambil menjuger rambutnya dengan kasar.
karena mendengar teriakan dari Aska Jimmy sebagai sekretaris pribadinya pun langsung masuk dengan tergopoh-gopoh.
"Ada apa tuan muda ? kenapa tuan muda berteriak seperti itu.."tanya Jimmy dengan panik. sementara Aska hanya membuang mukanya malas.
"tidak apa kembalilah bekerja. Oh ya siap ini tolong kamu Carikan tempat tinggal para peserta seminar entrepreneur dari Indonesia."ucap Aska memberikan perintah kepada Jimmy.
Jimmy pun tidak bertanya lebih jauh ia langsung menyetujui apa yang diminta oleh tuan mudanya.
"Baiklah tuan muda..." setelah mengatakan hal itu Jimmy pun langsung meninggalkan ruangan Aska.
***
dilain sisi. nisa tampak sedang bercanda gurau bersama timnya. mereka saat ini sedang berada di sebuah kafe halal, selepas mereka menghadiri seminar di tiga Tempat berbeda, mereka langsung berjalan-jalan mengelilingi negara ginseng itu. dan di sinilah mereka sekarang di sebuah cafe.
"eh adik-adik... sebaiknya kita makan dulu dan setelah itu baru kita jalan jalan lagi, karena besok kita sudah harus kembali ke tanah air selagi kita dibiayai untuk melakukan perjalanan ini. maka jangan disia-siakan untuk pergi berjalan-jalan."ucap Pak Dadang yang menjadi ketua mereka saat itu.
"betul itu Pak Dadang, kita tidak boleh menyia-nyiakan waktu kapan lagi coba kita bisa jalan-jalan ke luar negeri" timpal Ibu umi yang menjadi salah satu anggota perjalanan mereka.
Mereka pun memesan beberapa menu makanan, tak lama makanan itu pun langsung dihidangkan. setelah makanan itu datang, Me…
HIDUP UNTUK YANG KEDUA KALINYA
49. jalan jalan ke negara ginseng
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments
Nia Risma
lah situ aja egois,tapi g rela Nisa ninggalin kamu,,,
hellooo mana ada wanita yg mau cuman di jadikan tempat sementara
2026-02-06
0
Nia Risma
lah g sadar diri,,,pergi kek jaelangkung tanpa pamit,,,
2026-02-06
0
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
laki* klo gmpng pindah lain hati mening jauh* dech
2023-08-20
2