Melihat pantulan dirinya di cermin, amarah Ryuuku hampir meledak kembali. Kalau saja Ryuuku tidak mampu meredam emosi, sudah pasti cermin di hadapannya akan hancur dan keributan seperti kemarin pun terulang. Belum lagi masalah lain mungkin dapat terjadi dan membuatnya tambah frustrasi.
Ryuuku lantas mengatur napas dan mendinginkan kepalanya dengan air di wastafel. Setelah itu, dia menatap wajahnya lagi dengan saksama. Samar-samar tampak sosok bayangan hitam berkepala serigala yang pernah datang di alam bawah sadarnya. Tidak terlalu jelas memang, tetapi Ryuuku mampu melihatnya.
“Aku tidak akan kalah darimu, Makhluk Sialan!” ujar Ryuuku sembari menunjuk ke cermin. “Aku akan membuatmu tunduk dan mematuhi semua perintahku! Camkan itu!”
Usai mendapat peringatan, bayangan itu perlahan menghilang seolah menyatu dengan Ryuuku. Kini, tersisa diri Ryuuku sendiri yang masih mendelik sebelum membuang napas kasar. Mulai hari itu, Ryuuku benar-benar akan membuktikan bahwa dirinya mampu mengendalikan kekuatan werewolf-nya dan membuat orang lain segan, bukan lari ketakutan.
Agaknya, Ryuuku harus berterima kasih berkat kedatangan sang ibu semalam, suasana hatinya menjadi sedikit lebih baik. Ryuuku bahkan mau mengawali hari dengan rutinitas yang biasa dia lakukan saat masih di rumah. Sudah satu minggu lamanya dia tidak menggosok gigi dan mencuci muka. Untung saja wajahnya tidak didatangi jerawat dan mulutnya tidak berbau busuk.
Ketika baru keluar dari toilet, Ryuuku teringat dengan insiden yang menimpa Erol semalam. Remaja berambut hitam itu ingin sekali melihat kondisi sang kawan sekarang, tetapi pin untuk membuka pintu kamar saja Ryuuku tidak tahu. Dia kemudian bergumam, “Apa kuhancurkan saja benda ini?”
Sayangnya, niat buruk Ryuuku tersebut harus diurungkan karena bau Nobelius semakin dekat. Tidak lama kemudian, suara seseorang memencet tombol pin dari luar terdengar dan muncullah sosok Nobelius yang terlonjak melihat Ryuuku di balik pintu.
“Ma-maaf, Tuan Muda. Saya hanya sedikit…
THE TWIN WEREWOLVES
59. KUTUKAN ATAU ANUGERAH?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments