...Haiii...
...semoga pada suka ya sama cerita ini...
...jangan lupa untuk selalu like, komen dan beri dukungan serta Vote untuk author biar makin semangat upnya ya...
Kini Kinara memilih untuk keluar rumah dan berjalan jalan di luar yang pemandangannya benar benar masih alami.banyak pepohonan dan taman taman kecil disana yang bisa menenangkan pikiran.
"apasih, perasaan rumah tangga gue nggak pernah aman deh.tadi kak Nindi berulah sekarang malah datang lagi satu si Stevani"ujar Kinara dengan kesalnya.
"belum lagi tu nenek lampir"Kinara
Saat tengah berjalan tiba tiba ia merasa kepalanya sedikit pusing.tiba tiba ia merasa kesadarannya mulai melemah.ia berusaha mencari bangku di dekat jalan untuk duduk namun belum sempat ia sampai tiba tiba semua berubah gelap dan Kinara tidak mengingat apa apa lagi.
Kini Kinara terbaring di sebuah ranjang empuk yang tidak asing baginya.ia berada di kamar Cakra sekarang.samar samar Kinara melihat wajah suaminya yang terlelap sambil memegang kepalanya.Kinara tersenyum melihat wajah damai suaminya.
Kinara kemudian mengelus wajah tampan milik suaminya tanpa sadar dan membuat sang empu membuka matanya.
"sayang, Ra kamu sudah sadar?"Cakra dengan raut wajah penuh khawatir
"kamu kenapa keluar sendiri sih Ra?kamu pingsan loh di pinggir jalan.untung aja ada warga yang nemuin"Cakra
"aku nggak tau bakalan pingsan mas.kalo aku tau nggak mungkin aku keluar rumah"Kinara menjawab dengan polosnya
"masih sakit kepalanya?"tanya Cakra
Kinara hanya menggeleng
"maafin mas ya sayang"Cakra
"maaf kenapa?"Kinara
"kamu kepikiran kata kata Stevani tadi?"Cakra
"kamu nggak usah dengerin dia ya.dia emang gitu, nanti lusa kita akan pulang ke rumah"Cakra
"kenapa buru buru mas?"Kinara
"bukannya itu mau kamu?"Cakra membuat Kinara diam.
Pertanyaan apa barusan, sama saja Kinara ingin tetap lama berada di rumah mertuanya dengan berbagai hinaan nantinya.
"yaudah, kamu istirahat bentar mas ambil bubur dulu.tadi katanya bunda mau masakin bubur"Cakra yang di balas anggukan ol…
PENGANTIN PENGGANTI
BAB 45
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments