Tok...tok....tok....
Suara ketukan pintu terus terdengar oleh telinga Elyse. Elyse menyumpal telinganya dengan bantal. Elyse ingin mengabaikan orang yang mengetuk pintunya di pagi-pagi buta begini, ia ingin melanjutkan tidurnya yang terganggu karena suara ketukan pintu yang keras itu, tapi tidak bisa.
Orang yang berada di luar kamar Elyse terus mengetuk pintu yang membuat Elyse merasa sangat terganggu. Elyse kemudian menendang selimut, dengan raut wajah kesal Elyse membuka pintu kamarnya dengan kasar.
"Ada apa pagi-pagi begini?" Tanya Elyse kesal. Padahal dia berencana untuk bermalas-malasan dikamar sampai siang karena hari ini adalah hati libur, namun rencana gagal karena orang yang ada didepannya ini terus mengetuk pintu dengan keras.
"Ada apa?" Tanyanya lagi. Elyse melihat Bi Ina berdiri di depannya dengan sebelah tangannya memegang sapu bulu.
"Maaf menganggu pagi-pagi. Tapi tuan meminta saya untuk membangun anda, beliau ingin anda ikut sarapan bersama" Jelas Bi Ina.
Elyse mendengus kesal. "Hah... Baiklah" Elyse kembali menutup pintu kamarnya.
Sebenarnya dia malas harus bertemu dengan ayahnya apalagi mereka sempat berdebat kemarin malam. Tapi mau gimana lagi, meskipun Adam bersikap seperti itu dia tetaplah ayahnya.
Elyse merengus. "Yang benar saja rencanaku untuk bermalas-malasan gagal begitu saja" Ucapnya dengan kesal.
Dengan langkah malas, Elyse berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah berada di dalam cukup lama akhirnya ia keluar dengan melilitkan handuk di badannya.
Elyse membuka lemarinya mencari pakaian yang cocok untuk ia kenakan, ia ingin mengenakan pakaian yang nyaman untuk digunakan beraktivitas.
Setelah beberapa saat akhirnya Elyse selesai memilih. Ia kemudian mengenakan pakaian tersebut, tak lupa Elyse juga menggunakan skincare miliknya.
Setelah selesai, ia kemudian membuka pintu kamarnya dan berjalan menuruni anak tangga. Sesampainya di meja makan ia sudah melihat Bara, Adam, dan juga Safa telah duduk di kursinya masing-masing.
El…
Selamat Tinggal DUNIA
Bab 33 Pesta
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments