Sebuah penyatuan bibir membuat mereka berdua larut dalam perasaan yang membara. Sentuhan tangan yang di berikan Tama kepada tengkuk Mimu benar-benar mendorong Mimu untuk mau tidak mau ikut masuk ke dalam tindakan yang lebih lagi. Mereka terus saling mengerakkan bibir mereka begitu saja mengikuti tanpa mereka sadari, entah juga dorongan dari mana Tama membawa tubuh Mimu untuk masuk ke dalam kamar mereka, merebahkan perlahan tubuh Mimu dan sebentar berhenti untuk menatap Mimu.
" Aku tahu kita membutuhkan waktu yang lebih lama untuk saling mengenali satu sama lain dan meyakinkan hati kita tapi, aku tidak bisa menahan diri. Boleh aku melanjutkan ini? "
Mimu terdiam menatap Tama yang sudah berada di atas tubuhnya menatap dengan begitu dalam membuat Mimu tidak sanggup untuk mengeluarkan suara agar bisa menjawab sesuai dengan apa yang dia inginkan.
" Kalau kau masih diam, aku akan mengartikan bahwa jawabanmu adalah iya. "
Tidak, setidaknya itu yang ingin dikatakan oleh akal sehat Mimu, hanya saja tatapan matanya justru menyampaikan lain, dia masih diam dan tidak menolak melalui tindakan membuat Tama benar-benar melanjutkan apa yang ingin dia lakukan.
Tama menyatukan kembali bibir mereka, menggerakkan dengan lembut sembari menjalankan tangannya untuk menyentuh beberapa titik pada tubuh Mimu. Benar-benar di luar dugaan mereka karena ternyata mereka berdua benar-benar seperti kerasukan sesuatu hingga mereka tidak lagi mengenal malu.
Beberapa saat kemudian yang terdengar dari balik dinding yang terbuat dari anyaman bambu hanyalah suara memekik sakit, lalu lenguhan yang saling sahut menyahut dari kedua bibir mereka.
Beberapa saat kemudian, Mimu menyembunyikan wajahnya dengan membelakangi Tama. Rasanya dia benar-benar sangat malu kalau ingat betapa gilanya dia beberapa saat lalu. Padahal otaknya terus mengatakan untuk jangan sampai itu terjadi, tapi anehnya dia malah seperti tersihir dan menjadi tak berkutik hanya karena kalimat yang keluar dari bibir Tama, serta tatapan matan…
My Bad Husband
BAB 16 : Itu Karena Aku Malu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments
Mirna Susanti
cieee...tama belah duren
2023-02-01
1
Naviah
ya ampun bikin baper 🤭
2022-12-19
0
Della Eriana
semangat berkarya ya kak
2022-11-03
1