Luis menengadah, menatap langit cerah musim panas di bawah bayangan pohon besar. Sekarang ini dia sedang menikmati me time, tanpa ditemani oleh ketiga sahabatnya.
"Aku tahu akan sulit membujuk senior itu, tapi kenapa sesulit ini?"
Luis mengeluh sambil mengingat kembali kejadian beberapa jam yang lalu. Saat itu Luis menawarkan pertemanan pada si senior, namun senior itu menolaknya mentah-mentah, bahkan ia malah menghina Luis dan marah padanya.
Meskipun diperlakukan buruk Luis tidak akan menyerah. Dia akan tetap membuat si senior itu menjadi orangnya dan menggali potensinya di masa depan.
Perlahan Luis menutup matanya, dia merasa lelah dan cahaya matahari yang menyentuhnya seolah menghipnotis dirinya untuk tidur di sana.
Memori masa lalu mulai terbesit dalam ingatannya, dia mengingat saat pertama kali bertemu dengan Cordelia.
Pertemuan itu terjadi di taman ini. Luis sangat mengingat kejadian itu seperti baru terjadi kemarin. Saat Luis sibuk bernostalgia, sesuatu terjatuh tepat di atas tubuhnya.
'sesuatu' itu adalah tubuh seorang perempuan.
"Ukh!"
Luis yang terkejut langsung bangun, rasa kantuknya menghilang seketika saat ia melihat sosok yang terjatuh di pangkuannya.
Sosok itu mengaduh, belum menyadari Luis yang menjadi bantalannya untuk mendarat.
Luis mengedipkan matanya beberapa kali, tidak percaya dengan sosok perempuan yang terjatuh ke atasnya.
'inikah maksud dari peribahasa pucuk dicinta ulam pun tiba?'
Batin Luis bersorak kegirangan. Yeah boy! Perempuan bersurai merah mata dengan gaya kuncir kuda itu menoleh ke arah Luis, menampilkan netra obsidian miliknya yang sukses membuat semburan merah muncul di wajah sang pangeran.
Berbeda dengan perempuan lain yang memakai seragam dengan rok, perempuan ini memakai celana seperti lelaki. Dia melakukan itu untuk memudahkannya dalam kelas seni pedang, hanya ada satu perempuan dengan celana yang Luis tahu dan itu adalah Cordelia.
"Eumm hai?"
Luis berbicara singkat sambil menatap Cordelia. Sang empu yang disapa malah melompa…
The Ending
Episode 7 [Benang merah]
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 35 Episodes
Comments