"Ada apa dengan Tamara, Mas? Ada dimana dia saat ini?"
Melihat ekspresi wajah Pandu yang berubah setelah membaca pesan-pesan itu, Yuri segera bertanya dan merasa penasaran dengan isi pesan singkat dari Tamara tersebut.
"Tamara sudah pergi dari kota ini, Yuri. Dia memutuskan untuk meninggalkan kita dan merantau ke kota lain," jawab Pandu sambil menghembuskan nafasnya perlahan serta menatap wajah Yuri yang masih terlihat khawatir.
"Apa, Mas? Tamara sudah pergi?" Yuri menggeleng seolah tidak percaya mendengar berita tentang Tamara yang disampaikan Pandu. "Dia pergi dan meninggalkan Chia sendiri di rumah ini. Kenapa dia setega itu, Mas?" sergahnya merasa tidak senang akan sikap Tamara yang telah begitu tega meninggalkan Chia sendiri di rumah itu, terlebih dalam keadaan tertidur sendiri.
Pandu mendengus datar seraya mengalihkan tatapannya dari wajah Yuri yang terlihat sedikit gusar. Dalam hati dia juga tidak bisa memahami kenapa Tamara tega meninggalkan Chia sendiri di kamar itu.
Pandu menoleh ke arah putrinya yang masih tertidur dan tampak sangat tenang. Perlahan Pandu mendekati putrinya yang masih balita itu dan menyentuh wajahnya dengan lembut. Tidak ada yang mencurigakan dalam diri Chia. Bocah kecil itu terlihat sangat lelap dan tidur tanpa beban.
Di saat yang sama, tangan Pandu tanpa sengaja menyentuh botol susu yang masih terisi penuh dan diletakkan oleh Tamara di sebelah bantal tidur Chia. Bergegas Pandu mengambil botol itu dan menggenggamnya erat.
"Susu ini masih hangat, ku rasa Tamara belum lama meninggalkan rumah ini, Yuri." Merasakan suhu botol susu itu masih hangat, Pandu langsung bisa menerka, kalau Tamara pastilah belum lama meninggalkan rumah itu.
"Kamu benar, Mas. Kayaknya, susu ini baru beberapa menit yang lalu disiapkan oleh Tamara untuk Chia," timpal Yuri, sambil merebut botol susu dari tangan Pandu dan ikut membenarkan dugaan suaminya tersebut.
"Mas, aku sangat yakin kalau Tamara pasti belum pergi jauh dari kompek perumahan ini. Bagaimana kalau kita s…
Akan Kurebut Cinta Suamimu
Eps. 73. Meninggalkan Kenangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 76 Episodes
Comments
Diana Susanti
tapi bg aku utk apa Tamara harus berada di rumah yg membuatnya sakit,,,dia seperti itu siapa penyebabnya siapa dan apa,,,maka sudah aku komentari jng memasukkan wanita atau pria ke dalam rumah kita atas naka pertolongan atau balas budi karena suatu saat kita suami atau istri akan berubah sifat dan perlakuan nya,,,, CONTOH NYA AKU,,,,,,,,,,,,AKU DULU MEMASUKKAN ADIK IPAR LAKI LAKI IKUT SAMA AKU BIAR DIA BISA KERJA SEMUANYA BERUBAH DR KEUANGAN DAN SEGALA MACAMNYA LEBIH BAIK BANTU DIA SAJA JNG MASUK KE DFALAM RT KITA RUNYAM,,, JANGAN KAN ORANG LAIN SAUDARA AJA TEGA BISA CEMBURU SAMA KITA KOK NYATA LOH
2022-12-30
1
Pemenang YAWW 9 😴🤕
pandu sok bijak. padahal bisa aja kamu nafkahi Tamara. walaupun dia pernah melakukan kesalahan, tapi setidaknya di maafkan, dan di nafkahi pandu. bagaimanapun Tamara itu ibu dari chia.
dahlah ... selamat buat pandu dan Yuri.
chia udah besar ketemu sama mama tamara ya nak. apapun ibu mu, dia tetap ibumu 😑😑🤭🤭
2022-12-30
1