"Freya kamu sudah datang? Mari masuk, maaf merepotkan mu siang-siang begini." kata Kenzo mempersilahkan agar Freya masuk.
"Tidak usah sungkan Pak, ini juga bagian dari pekerjaan saya."
Freya mengikuti langkah Kenzo masuk ke dalam, Freya ternganga melihat ruang tamu yang sangat luas seperti lapangan sepak bola, lantai nya marmer mahal, perabotan Kenzo tidak terlalu banyak namun Freya yakin harga nya pasti mahal. Saat ini Freya terlihat seperti orang norak karena terus menganga dan matanya tak henti berbinar karena interior rumah Kenzo.
"Frey, mana filenya?"
"Sebentar Pak."
Freya buru-buru merogoh tasnya, ia menyerahkan flashdisk berisi data-data kantor kepada pria itu, Kenzo langsung memasukkan ke dalam laptop nya, Freya juga ikut duduk di sebelah Kenzo sambil memperhatikan setiap benda yang berada di di rumah Kenzo.
"Pak Kenzo tinggal di rumah sebesar ini sendirian?" tanya Freya.
Kenzo mengangguk. "Saya baru-baru saja tinggal disini, semenjak kembali dari Singapura."
Freya mengangguk. "Apakah bapak nggak kesepian?"
Kenzo tertawa. "Kesepian, tapi saya kan lebih sering di kantor dari pada di rumah."
"Iya juga, bapak kan sering menghabiskan waktu di kantor." Kenzo menoleh ke arah Freya, wanita itu tetap menawan tanpa make up dan pakaian sederhana.
"Frey bagaimana keadaan mu? Apakah sudah sembuh?" tanya Kenzo.
Freya mengangguk. "Sudah Pak, sekali lagi terimakasih untuk kemarin, dan kenapa anda tidak berada di kantor?"
Pertanyaan Freya yang mendadak membuat Kenzo menatap ke arah gadis itu untuk beberapa saat.
"Saya pulang lebih awal, karena Yuda membutuhkan file penting ini, aku sudah mengirim untuk nya dan dia yang akan menggantikan saya rapat nanti."
Freya mengernyitkan alisnya. "Kenapa tidak Pak Kenzo sendiri yang menghadirinya?"
Kenzo tersenyum. "Ternyata kamu cerewet juga ya, saya adalah CEO jadi saya bebas melakukan apapun Frey."
Freya mengatupkan bibir nya, baru kali ini Kenzo mengatakan nya cerewet. Padahal semuanya hanya alasan Kenzo agar bisa melihat Freya, seh…
Dari Sekertaris Malah Jadi Selingkuhan
Ciuman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments