Kini, Elia tengah duduk di samping ranjang sang ayah. dengan mata, yang masih menatap datar ke arah laki-laki paruh baya itu.
Sementara Amar, laki-laki paruh baya itu menatap Elia dengan tatapan yang sangat sendu. namun, Amar sama sekali tidak berani untuk menyentuh gadis itu. karena memang, kesalahan di masa lalu terlalu fatal sehingga tidak akan mudah untuk mendapatkan Maaf dari gadis itu.
"Ayah bagaimana keadaannya?"tanya Elia mencoba untuk tetap tersenyum kepada laki-laki paruh baya itu. walaupun, perasaan gadis itu saat ini sangatlah berkecamuk.
Perasan marah, benci, kecewa, semua bercampur menjadi satu. membuat rasa sesak dan nyeri di ulu hati. membayangkan, bagaimana perlakuan ayahnya dulu pada Elia yang tidak pernah bisa melawan.
Apalagi saat kedatangan anggota keluarga baru. ayahnya itu malah semakin mengacuhkan dirinya. tentu saja itu tidak akan pernah lupa dan menghilang dari alam bawah sadar gadis itu.
"maafkan ayah Elia,"tiba-tiba saja lamunan Elia buyar saat mendengar ucapan dari pria paruh baya itu. apalagi saat tangan kekarnya, menggenggam tangan mungil Elia. membuat gadis itu, seketika langsung merubah ekspresi wajahnya. yang awalnya sendu, berubah menjadi datar kembali.
"Ayah cepat sembuh, Elia mau kembali bekerja lagi."ujarnya Seraya beranjak dari tempat duduknya. dan dengan segera melangkahkan kakinya dengan tergesa-gesa. karena Elia tidak ingin, hatinya semakin rapuh saat melihat keadaan laki-laki paruh baya itu.
Bagaimanapun juga keadaannya, tetaplah Ayah kandungnya. yang harus dirinya hormati dan juga sayangi. namun untuk saat ini, Elia mengaku belum siap untuk memaafkan perbuatan laki-laki paruh baya itu.
Elia sangat membenci situasi seperti ini. situasi di mana seorang anak, tidak boleh membalas perbuatan kejam orang tuanya. padahal menurutnya, ada sebab pasti ada akibat. semut saja pasti akan menggigit jika selalu diinjak. tapi mengapa manusia harus selalu memaafkan jika disakiti? ini tidaklah terlalu adil untuknya.
Gadis cantik itu berjala…
Cinta Tulus Gadis Buta
Bab 110
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments