Mendengar itu Laura tertawa membuat Louis bingung dengan sikap Laura, "Aku menghargai kamu? Apa aku tidak salah dengar dengan ucapanmu itu. Aku tidak mungkin menikah denganmu, kamu saja belum berpisah dengan Felia gimana aku bisa percaya dengan perkataanmu, Louis."
"Aku sudah bilang sama kamu tunggu Felia tiba ke Indonesia baru aku akan menyelesaikan masalahku, baru aku bisa menikahi kamu setelah urusanku dengan Felia selesai."
"Sudahlah. Aku capek berdebat sama kamu aku mau istirahat." Louis kembali duduk di sofa saat ia melihat kepergian Laura.
Tania yang dari tadi menguping pembicaraan mereka jadi tidak enak, karena dari tadi ia melihat bosnya bertengkar dengan kekasihnya. Tania membawa segelas minuman untuk Louis dan meletakan gelas itu.
"Tuan tidak apa-apa?" tanya Tania yang duduk di bawah sedangkan Louis berada di sofa.
Louis tersenyum saat asisten rumah tangganya ini mengkhawatirkannya, "Saya tidak apa-apa Tania. Kamu lanjut bekerja aja jangan mikirin saya."
Tania mengangguk dan dia kembali bekerja, di sisi lain Nia selalu memberikan perhatian kecil untuk Edbert tapi reaksi pria itu masih acuh. Nia datang keruangan Edbert membawa segelas kopi, Edbert yang sedang serius mengerjakan laporan kantor tidak mendengar Nia datang.
Tanpa ada suara apapun dari Nia, wanita itu sama sekali tidak pergi ia masih memandangi pria tampan yang ada di depannya.
"Bapak kalau lagi serius gini makin ganteng aja. Gak salah aku suka dengan pria ini." batin Nia yang terus memandang Edbert.
Edbert memposisikan tubuhnya tidak sengaja melihat Nia, wanita itu sedang sibuk melamun tanpa mendengar suaranya dari tadi.
"Nia!" Nia sadar saat suara bariton yang bergema di ruangan ini masuk ke pikirannya, dan dia melihat mata lelaki itu menatapnya dengan tajam.
"I-iya pak." sahut Nia membuat lelaki itu bersandar di punggung kursi.
"Kamu tidak mendengar suara saya Nia? Kenapa kamu ada di ruangan saya, bukannya kamu masih banyak pekerjaan selain melamun di sini."
"Ma-maaf pak. Saya datang keruang…
Semalam Dengan Ayah Mertua
Sebuah Penolakan Yang Sangat Menyakitkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 123 Episodes
Comments