...54...
Alena duduk dengan wajah tertunduk di mejanya. Setelah selesai mengobati lukanya di UKS. Ia memilih untuk masuk ke dalam kelas karena memang tinggal sebentar lagi kelas akan segera dimulai.
Alena mengedarkan pandangannya, mencari sosok Vans. Namun, sepertinya pria yang sedang ia cari belum masuk ke dalam kelas. Entah, sedang ada di mana dan sedang apa Vans, ia tidak tahu. Hanya dengan mengingat kejadian tadi saat Raline dan Vans bergandengan tangan membuat hati Alena terasa panas.
Dari arah luar, terlihat Vans berlari dengan wajah senang dan sangat bahagia. Pria itu masuk begitu saja melewati para teman kelas perempuannya yang terpana akan ketampanan dirinya. Vans semakin melebarkan senyumnya saat melihat Alena ternyata sudah masuk kelas. Dengan cepat Vans berlari dan menghambur memeluk Alena.
"Lena, makasih," ucap Vans dengan begitu tulus.
Sedangkan Alena masih terkejut dengan debaran jantung yang mulai menggila. Tubuhnya terasa membeku dipeluk dengan erat oleh Vans. Bahkan, saat ini ia tidak bisa bernafas dengan benar. Vans memeluknya dengan tiba-tiba, ia sama sekali tidak bisa mengantisipasi rasa yang semakin membuncah di dadanya.
Vans mengurai pelukannya. Menatap wajah Alena yang terdiam dengan pandangan kosong, merasa heran dengan sikap diamnya Alena. Vans menggoyangkan bahu gadis itu hingga Alena tersentak kaget.
"Hei, gue lagi ngomong sama lo," ucap Vans, kemudian duduk di depan Alena.
"Maaf, tadi gue cuma kepikiran tugas rumah yang akan dikumpulin hari ini," kilah Alena dengan membuang wajah ke sembarang arah. Ia menggigit bibir bawahnya sendiri karena merasa sangat konyol dan malu. Ia harus bisa mengendalikan perasaanya pada Vans. Jika terus begini, maka tidak butuh waktu lama bagi Vans untuk segera tahu tentang perasaanya.
"Lo tahu, Lena. Raline suka sama gue sekarang," tutur Vans dengan sangat bahagia.
"Itu bagus, apa yang lo inginkan jadi kenyataan."
"Ini semua berkat lo."
"Ini memang janji gue, kan. Kasi tahu gue, apa lo sama Raline sudah jadia…
The Most Beautiful Love
Pembelaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments
doraemon
ehh aku kan punya author
2023-01-09
1
doraemon
kasian ya kenanya aku....
2023-01-09
1