" Otōsan. " panggil Ayuna dengan nada suara bergetar.
Pria itu langsung berhenti mencangkul, lalu melirik ke arah Ayuna yang berdiri 2 meter di depannya. Dia kembali berdiri dan meletakkan cangkul di tanah sambil menatap Ayuna dengan wajah dingin.
Ayuna membungkuk sambil menahan air matanya. " Kaettekita yo, otōsan! "
Pria itu tampak tidak peduli dengan Ayuna yang menyapa nya setelah kembali. Bahkan, Ayuna terlihat sangat merindukan satu-satunya keluarga yang tersisa itu.
Ayahnya melirik ke tempat Yuoru berdiri, lalu berjalan masuk ke dalam rumah. " Masuklah! "
Ayuna menunduk. Dia menoleh pada Yuoru untuk menyuruhnya menyusul masuk ke dalam rumah. Yuoru hanya mengangguk sambil berjalan dengan langkah kecil.
Saat sudah di dalam rumah, Ayuna langsung berjalan menuju ke ruang tamu dan duduk dengan menekuk kedua kakinya. Ayahnya juga sudah duduk di depannya, menatapnya dengan wajah dingin. Sementara Yuoru baru saja masuk dan langsung membungkuk sebagai ucapan salam kepada ayah Ayuna.
" Duduk di sini, Yuoru-Sama! " suruh Ayuna pelan sambil menepuk lantai di sebelahnya.
Yuoru meletakkan tasnya di dekat dinding lalu berjalan menuju ke tempat yang di arahkan Ayuna untuknya.
" Langsung katakan saja yang ingin kamu katakan, Ayuna. " ucap ayahnya.
" Otōsan, aku...kembali bersama Yuoru-Sama, karena...." Ayuna ragu.
Ayah nya melihat masing-masing jari manis kanan Yuoru dan Ayuna sudah ada cincin. Dia menduga mereka sudah menikah dan kembali untuk memberitahu hal itu langsung padanya.
" Kalian sudah menikah. "
Ayuna tertegun. Yuoru menggenggam tangannya, kali ini Yuoru yang akan berbicara.
" Tanaka-sama. Saya yakin Anda sudah mengenal siapa saya, memperkenalkan diri lagi rasanya akan aneh. " ucap Yuoru. " Maka saya hanya akan mengatakan intinya, kenapa kami ada di di sini. Ada dua hal, yang pertama karena masalah pribadi antara saya dan Ayuna, Anda sudah tahu maksudnya. Yang kedua, masalah ini juga tidak mungkin tidak Anda ketahui, tentang masyarakat di desa ini. " lanjutnya panj…
IMIGANAI [意味がない]
SAYONARA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 25 Episodes
Comments