Mey menuruti perkataan Renan untuk tidak pergi bekerja. Dia dan Renan baru saja memperbaiki hubungan mereka jadi Mey tidak ingin membuat masalah dengan Renan.
Sementara Renan ijin kepada Mey untuk pergi ke perusahaan sebentar karena ada sesuatu yang harus dia kerjakan.
"Kakak nanti pulang jam berapa?"
"Aku hanya sebentar. Aku usahakan pulang sebelum jam dua belas agar kita bisa makan siang bersama."
Mey mengangguk.
"Kamu ingin sesuatu?"
"Ini waktunya memeriksakan kandunganku. Sudah masuk bulan ketiga," ucap Mey pelan.
"Benarkah? Aku sampai lupa." Lalu Renan menelpon sekretarisnya dan meminta untuk dibuatkan jadwal periksa ke rumah sakit.
"Sudah, nanti aku kabari. Aku berangkat dulu."
"Hati-hati kak." Renan mengangguk lalu mengecup kening Mey dan membuat hatinya berdesir. Mereka benar-benar seperti pasangan suami istri sekarang.
Mey kembali ke kamarnya setelah kepergian Renan. Belum beberapa lama Mey di kamarnya sudah ada yang mengetuk pintu.
"Mey ... " Terdengar suara Kana memanggil dari balik pintu.
Mey bergegas membukakan pintu kamarnya. Rupanya Kana datang mengunjunginya.
"Kapan Mama datang?"
"Baru saja. Kita ngobrol di bawah? Mama ingin sekalian minum teh."
Lalu Mey dan Kana pergi ke ruang keluarga, di susul bi Susi yang datang membawakan teh untuk Kana dan jus untuk Mey.
"Tadi waktu mama tiba, bi Susi memberitahu kalau kamu tidak berangkat kerja. Apa kamu sedang tidak enak badan?"
"Oh ... Kak Renan yang tidak mengijinkan aku berangkat. Kakak tidak ingin aku kelelahan."
"Itu anak kalau sudah jatuh cinta bisa manis banget Mey sikapnya. Tadi mama mencari kamu ke kamar Renan, ternyata kamu di kamarmu sendiri. Kamu kan sudah hamil Mey, kenapa masih tidur terpisah?"
"Mey tidak nyaman tidur di kamar kakak. Kamarnya monoton banget, cuma hitam dan abu-abu." Mey mencari alasan.
"Nanti mama beritahu Renan agar mendesain ulang kamarnya." Kana menyeruput tehnya. "Mey, apa kamu tahu kenapa Renan mencari mama ke perkebunan? Jarang-jarang dia mencari mama."
"Kakak ke perkebuna…
Suamiku Bukan Pria Pilihanku
Bertemu Lagi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 35 Episodes
Comments