Nisa terus deg deg an, lebih baik dia tidur aja. Sampai pesawat ini berhenti. Namun, saat dia akan memejamkan matanya, ada seorang laki laki yang berjalan ke arahnya, dsn berhenti di sana. Melihat padanya seperti sedang meneliti.
"Wah, Mas, ini pacarnya ya, yang mau di lamar? Selamat ya, Mas. Selamat dan lancar sampai hari H." ucap laki laki itu pada Nisa dan Rizky.
Otomatis, Rizky komat kamit, lalu membenamkan wajahnya ke dalam telapak tangan. Pura pura tidak melihat apa apa, tepi Nisa sudah terlanjur tahu.
"Kamu, utang penjelasan samaku, Rizky!'' tandas Nisa cepat di telinga Rizky. Dan seringan jail pun terbit di bibir Nisa.
"Penjelasan? Penjelasan apa? Orang itu hanya berbicara ngasal!" elak Rizky datar, sambil matanya memberikan isyarat kepada laki laki untuk segera pergi. Orang itu sedikit bingung tapi tetap mengangguk dan berlalu pergi.
Nisa menatap Rizky dan laki laki itu dengan kening mengerut dalam.
"Ada yang kamu sembunyikan ya, Rizky?" batin Nisa.
Dalam hati, Nisa masih curiga dengan Rizky. Tidak mungkin orang asing itu berbicara soal tunangan dan mengenali wajahnya juga wajah Rizky, jika Rizky tidak memberitahunya sesuatu sebelumnya.
Bilang aja malu karena ketahuan.
Nisa masih menatap tajam ke arah Rizky. Sementara laki laki selalu berusaha menghindari mata Nisa. Dia berpura pura melihat ke luar jendela pesawat.
Nisa memberenggut kesal, dia meraih pundak Rizky dan menarik pundak laki laki itu hingga kini mereka saling berhadapan.
"Apa sih?!'' protes Rizky berpura pura kesal. Membuat mata Nisa membulat sempurna.
"Kok, kamu yang marah? Harusnya aku dong, kamu hutang penjelasan ke aku. Mana ada orang tadi asal bicara, pasti kamu sembunyiin sesuatu kan, dari aku? Kamu beneran bilang ke orang tadi kalo aku tunangan kamu? Kalo iya, kenapa kamu mesti malu buat ngakuin itu? Kalo baru gitu aja malu, bagaimana kamu bisa memperjuangkan apa yang ada di hati kamu? Cemen! Aku paling gak suka sama cowok cemen begitu, udah ah, malas aku sama kamu," beo Nisa dengan emosi…
Gairah Hot Sang Dokter
Bab 282
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 299 Episodes
Comments