Tawa Dara hampir saja meledak kalau saja ia tidak menutup mulutnya saat itu juga.
"Kenapa kamu malah tertawa? Memangnya kamu pikir aku sedang bercanda?" Mira berkacak pinggang dengan wajah jumawa.
Apalagi, saat satu persatu teman sosialitanya mulai mendekat ke arahnya. Kebetulan sekali, Mira baru saja membicarakan tentang Dara di hadapan teman-temannya.
"Siapa dia, Jeng Mira?" Salah satu teman Mira terlihat ingin tahu.
"Itu, Jeng, yang aku ceritain tadi. Menantu nggak guna. Sekarang lihat, dia malah senang-senang menghamburkan uang di sini." Mira menunjuk-nunjuk ke arah Dara. Namun, Dara hanya menghela napas panjang.
Perempuan itu bahkan tampak tak terpengaruh dengan ucapan mertuanya yang begitu berapi-api menghinanya.
"Jadi ini menantu ibu yang katanya mandul dan nggak berguna itu?" Ibu-ibu yang tadi hanya menonton mulai menyimpulkan. Mendengar ada yang mengatainya mandul Dara mengepalkan tangannya.
"Tapi kok ini cantik banget orangnya, Jeng. Kata Jeng Mira menantunya itu kayak babu tiap hari hanya pakai daster, tapi kok ini modis banget?" celetuk ibu yang saat ini berdiri di samping Mira.
"Cantik apanya? Kalau dia nggak dandan dan beli baju mahal ngabisin duit suaminya juga nggak bakal cantik. Kalau bukan karena anak saya tidak mungkin sekarang dia ada di restoran mahal kayak gini," cerocos Mira.
Perempuan paruh baya itu benar-benar ingin mempermalukan Dara di depan teman-temannya.
"Jeng, istri ngabisin uang suaminya buat merawat diri itu wajar-wajar saja. Saya juga menghabiskan uang suami saya buat bersenang-senang. Begitupun Jeng Mira. Bener 'kan?" Ibu-ibu di belakang Mira menimpali, kemudian langsung dibenarkan oleh ibu-ibu yang lain.
Dara tersenyum tipis, sementara wajah sang ibu mertua terlihat merah karena malu.
"Ada apa ini ribut-ribut? Baru ditinggal ke toilet sebentar saja kalian sudah pada berantem begini." Seorang wanita paruh baya yang masih terlihat sangat cantik dan elegan itu masuk ke dalam kerumunan geng sosialita Mira.
Kedua matanya membola saat m…
CINTA BERSELIMUT LUKA
ORANG RENDAHAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 100 Episodes
Comments
Lita Pujiastuti
nyahok loh... bu Mira..
2025-09-20
0
𝙸𝚗𝚍𝚊𝚑 𝙵𝚊𝚝𝚒𝚖𝚊𝚑
nah lho
2025-09-01
0
Ria Lita
mampusin aja tu si kira geblek
2024-09-02
0