"Astaga, jadi itu hanya barang hasil dari hutang? Dan bahkan belum dibayar sampai sekarang? Dan kamu berani sekali memamerkannya ke mana-mana seolah-olah sudah membayarnya secara penuh, astaga... Bukankah kamu sedikit tidak tahu malu?" Kata Tuan Rumah pesta itu.
Beberapa wanita disana, yang sebelumnya mengobrol dengan Airin jelas merasa itu masuk akal dan segera berkata,
"Hah, kamu ini selain Pelakor Namun ternyata juga tidak tahu malu dan sok kaya! Gayamu saja yang buah ternyata itu hanya tipu-tipu!"
"Memang, wanita tidak tahu malu seperti ini? Pelakor murahan! Dan berani sekali dia dulu berselingkuh dengan Adik Iparnya sendiri! Aku tidak pernah melihat wanita yang semurahan itu!"
"Bahkan memfitnah Tuan Muda Erlan yang baik hati itu, astaga kamu ini tidak tahu malu sekali!"
Salah satu wanita disana yang merasa kesal, segera menyiramkan air minuman di tangannya kearah Sylvia.
Ya, sebagai wanita yang sudah berumah tangga, tentu saja beberapa orang di sana paling benci yang namanya Pelakor semacam itu.
Terutama di kalangan Keluarga Kaya semacam ini, dimana banyak sekali wanita di Luar sana yang suka sekali mengambil kesempatan untuk menggoda suami mereka demi mendapatkan harta dan uang.
Dan sekarang, ketika tepat di depan mereka ditunjukkan wanita tipe itu yang sangat suka menggoda Suami orang, jelas mereka sangat marah.
Sylvia yang mendapat siraman air itu jelas merasa kaget.
Ekpersinya segera menjadi pucat.
Apalagi setelah melihat beberapa orang terlihat sangat marah padanya.
"Astaga, Nyonya-nyonya sekalian, tidak perlu membuang-buang waktu untuk wanita Pelakor semacam Slyvia ini, waktu kalian terlalu berharga untuk menanggapi dia ini, sungguh hal-hal itu sudah lama berlalu," kata Airin mencoba menunjukkan image pemaaf.
"Tidak Nyonya Airin! Wanita semacam ini sesekali perlu diberi pelajaran agar dia mengerti tempatnya, kalau dia hanya seorang Pelakor!"
Sylvia yang mendengar itu, jelas sekarang merasa sangat malu sekaligus marah.
Ini semua jelas gara-gara Airin siala…
Kau Rebut Suamiku? Ku Rebut Suamimu!
Episode 48: Di Permalukan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments
@haerani-d
emang enak, itulah wanita yang kau pilih Austin. padahal Tuhan sudah sandingkan kamu dengan seorang wanita yang baik dan tulus tapi malah disia - siakan.
2023-01-21
2
Aleika_mama
dan penyesalan selalu datang belakangan.. klo diawal ya namanya pendaftaran iya kan tor
2023-01-21
2