Glen bergegas menghampiri dokter yang baru saja keluar dari ruang UGD. Selama lebih dari 40 menit Glen hanya bisa menunggu di luar dengan perasaan cemas dan kalut. Gea sampai tidak sadarkan diri dalam perjalanan, itu artinya kondisi Gea tidak baik-baik saja dan semua itu akibat perbuatan kasarnya. Wajar kalau Glen merasa panik dan takut, karna jika terjadi sesuatu pada Gea, dia yang harus bertanggungjawab.
"Bagaimana kondisinya Dok.?" Tanya Glen panik.
Dokter perempuan itu tampak menarik nafas dalam. Ada penyesalan bercampur kesedihan dalam sorot matanya. Seketika pikiran Glen semakin kalut karna ekspresi wajah dokter itu tidak bersahabat. Dia berfikir akan mendapatkan kabar buruk tentang kondisi Gea.
"Maaf Pak,, kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi,,," Ucapan Dokter itu terjeda karna Glen langsung berteriak.
"Tidak.!! Tidak mungkin.!!" Teriaknya sembari menggoncang kuat kedua bahu dokter itu. Perawat yang baru keluar dari ruang UGD di buat syok dan langsung membatu dokter itu lepas dari cengkraman Glen.
"Menyelamatkan 1 orang saja kalian tidak becus.?!! Dia hanya pingsan, bagaimana bisa nyawanya tidak tertolong.!!" Teriakan Glen semakin menjadi. Wajahnya merah padam dengan sorot mata tajam. Glen terlihat lebih frustasi dari sebelumnya.
Kabar buruk itu membuatnya seperti kehilangan akal. Pot bunga di depan ruang UGD sampai menjadi sasaran. Glen menendangnya hingga berserakan.
Perawat dan dokter itu sampai ketakutan menghadapi kemarahan Glen. Beberapa petugas dan satpam langsung datang ke tempat kejadian dan mengamankan Glen yang hampir menerobos masuk ke ruang UGD.
"Lepas.!! Sialan.!!" Glen memberontak. Tenaganya cukup kuat hingga 3 orang laki-laki kewalahan memeganginya.
"Sabar Pak,, tolong tenang dulu.!!" Teriak dokter wanita itu karna tidak tau lagi harus bagaimana untuk membuat Glen berhenti mengamuk.
"Tenang.?!! Apa kamu sudah tidak waras, hah.?!!" Hardik Glen penuh amarah. Nyawa Gea tidak tertolong, bagaimana bisa seseorang menyuruhnya untuk tenang.
"I…
Ooh, HOT UNCLE
Bab 124
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 139 Episodes
Comments
Dini
kebanyakan gea, daripada Arumi agam
2025-03-03
0
Qaisaa Nazarudin
Gea jangan dengan mudahnya.memaafkan Glen..
2024-04-25
1
Qaisaa Nazarudin
Semoga Glen menyesal seumur hidupnya..
2024-04-25
0