Lampu mati

Sementara itu di dalam kamar, Farel merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, dirinya seperti seorang remaja yang sedang jatuh cinta, senyum-senyum sendiri mengingat kejadian saat bersama Hani.

"Kenapa Aku tidak bisa melupakannya? Apa Aku sudah mulai jatuh cinta kepada Hani?" ucapnya lirih.

Begitu juga di kamar Hani, Ia pun terlihat senyum-senyum, karena hari ini Ia begitu bahagia bisa pergi berdua dengan suaminya, rasanya Hani tidak ingin jauh-jauh dari sang suami. Tapi Hani merasa malu jika mengatakan bahwa dirinya masih ingin bersama sang tetangga. Dengan memegang ponselnya, Hani ingin sekali menghubungi Farel dan berbicara dengannya. Mendengar suaranya saja Hani sudah puas.

Hal yang sama dirasakan oleh Farel, Ia pun melihat ke layar ponselnya, berharap Hani akan menelponnya.

Sementara di tempat yang sama, di sebuah lokasi syuting, malam itu Nindy tidak bisa pulang ke rumah tepat waktu, karena dirinya sedang syuting untuk acara misteri, sehingga memaksa Nindy harus tidak pulang malam ini. Nindy pun segera menghubungi suaminya jika dirinya akan menginap di tempat Syuting.

Farel terkejut tiba-tiba ponselnya berdering, Ia pun segera melihat ke layar ponsel, mungkin saja itu Hani yang sedang menghubunginya. Tapi ternyata tidak sesuai dugaan, bukan Hani yang menelepon tapi Nindy, istrinya.

Farel mengangkat telepon Nindy dengan lemas, "Iya halo!"

"Halo Mas! Mas, malam ini Aku nggak pulang ke rumah, Aku ada Syuting yang nggak bisa Aku tinggalkan, kamu nggak apa-apa, kan?" seru Nindy sembari memasang makeup untuk syuting.

"Hmmm iya, bukankah ini sering kamu lakukan! Terserah kamu pulang besok, lusa atau Minggu depan, terserah!" mendengar jawaban dari Farel, Nindy pun terpancing emosi. "Maksud kamu apa sih, Mas! Aku ini kerja, Syuting. Bukan bersenang-senang."

"Iya iya, udah Aku mau tidur," jawaban terakhir sebelum akhirnya Farel menutup ponselnya.

'Tut ... tut ... tut ....'

"Brengsek! Kenapa tiba-tiba Mas Farel ngomong gitu sih! Dulu dia nggak pernah protes Aku nggak pul…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Rahmi Miraie

Rahmi Miraie

haaduh hany jangankan lilin yg lainnya pun kamu minta pasti akan disanggupi sama farel

2023-01-10

0

AbhiAgam Al Kautsar

AbhiAgam Al Kautsar

eh ada jalan

2023-01-10

0

Nena Anwar

Nena Anwar

kamu heran ya Nindy dengan sikap Farel itu karena dia udah bosyen sama kamu udah ada yg gantiin posisi kamu dihati Farel,,,pucuk dicinta ulampun tiba yg ditunggu tunggu telponnya dari tadi akhirnya nelpon juga

2023-01-10

3

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!