"Iya. Kalau saya tau pasti mas udah liat tadi. Sudah dulu yah, saya masih harus mengantarkan pesanan ini." kilah bu Asih berusaha menghindari Amar.
"Baiklah, lagipula percuma saya mampir kesini kalau jadi pusat perhatian karena sangat gantengnya wajah saya." ucap Amar sok percaya diri, padahal sebaliknya pengunjung merasa was-was dengan kehadiran Amar.
"Terus cari kemana lagi, kalau sampai Bintang hilang gak jadi gajian dari bos." gumam Amar dan melangkah pergi.
🌸🌸🌸
Bintang bernafas lega karena Amar tak melihatnya, melangkah tak tau arah.
Dari arah depan Virgo yang tadinya ingin membeli makanan mengurungkan niatnya ketika melihat Bintang berjalan sendirian ditempat sepi. Virgo menghetikan motornya dan menghampiri Bintang.
"Bintang, kenapa lo disini?"
"Virgo, panjang ceritanya. Anterin gue pulang, ayo go sebelum Amar tau." rengek Bintang tak sabar, meskipun sudah satu meter ia menjauhi warung bu Asih pasti Amar juga masih menyusuri wilayah yang tak jauh darisini.
"Amar siapa? Lo diapa-apain sama dia?"
"Nanti aja jelasinnya, ayo kita pergi darisini go." ucap Bintang tak sabaran. Virgo menganguk, motor pun melaju cepat. Sedangkan Amar yang baru saja keluar dari gang karena mengintip Bintang yang kini sudah mendapatkan malaikat penolong.
Saat di perjalanan pun Virgo merasa sepi karena Bintang yang biasanya cerewet menjadi pendiam, ia meliriknya di kaca spion, cewek itu tertidur menyandar di punggungnya.
"Untung gue liat lo, coba aja kalau papa gak nyuruh beli makanan di warung bu Asih yang terkenal enak, jalannya sepi, terus Amar siapa lagi itu?" gumam Virgo, Angkasa harus tau mulai sekarang keselamatan Bintang terus terancam.
Bukan Amar namanya jika Bintang terlepas dengan selamat, ia mengikuti Bintang dengan mobilnya.
"Enak aja kamu selamat, cuman kamu penghasilan aku. Dan cowok itu rupanya cari mati juga, hmm ok kita mulai." Amar menyamakan mobilnya dengan motor cowok sok malaikat itu.
'Ini mobil kenapa ngikutin gue?' Virgo melirik mobil itu sekilas jika ditatap teru…
Angkasa
Bagian 44
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments