Suasana di dalam gua mendadak mencekam. Suara tetesan air yang jatuh ke genangan rawa kini terdengar seperti detak jantung yang memburu.
Lisanne masih berdiri di tengah genangan, air setinggi lutut itu terasa sedingin es, namun amarah di dadanya membakar hebat.
"Kau menyebutnya aturan?" suara Lisanne bergetar, bukan karena takut, tapi karena kebencian yang mendalam.
Dia melangkah keluar dari air, membiarkan kakinya yang basah menginjak tanah gua yang lembap.
"Mereka hanya turis yang tersesat, Masimmo! Mereka tidak tahu apa-apa tentang batu persembahanmu!" pekik Petterson.
Masimmo, yang wajahnya sudah lebam akibat pukulan Petterson, meludah ke samping. Darah segar mewarnai tanah.
"Di sini, ketidaktahuan adalah dosa mematikan, Señorita. Aku hanya memastikan roh hutan tidak mengamuk pada seluruh desa karena ulah dua gadis bodoh itu." ujar Masimmo. Dia sungguh gila rupanya.
"Kau bukan pahlawan, kau monster!" teriak Melissa. Dia mendekat ke arah Petterson, memastikan pria itu tetap kuat menahan tangan Masimmo yang terkunci ke belakang.
Tiba-tiba, Mas Suhu mengangkat tangannya.
"Diam semuanya! Jangan biarkan emosi kalian memberi makan aura di tempat ini."
Benar saja, bungkusan kain kumuh yang masih berada di tengah genangan air itu mulai bergetar.
Permukaan air yang tadinya tenang kini memunculkan riak-riak kecil. Suara bisikan halus dalam bahasa Belanda yang pilu mulai memenuhi rongga telinga Lisanne.
“Help me... het doet pijn...”
(Tolong aku... ini sakit...)
"Dia marah," bisik Lisanne dengan mata berkaca-kaca.
"Claire ada di sini, dan dia melihat pembunuhnya." tambah Rachel kali ini. Melissa memperhatikan sekitarnya.
Masimmo tertawa pendek, sebuah tawa yang kering dan mengerikan.
"Kalian pikir kalian bisa membawaku keluar dari hutan ini sebagai tawanan? Kalian bahkan tidak tahu jalan pulang tanpa aku. Dan dengarkan itu..." ujar Masimmo sembari masih menyungging senyum beringasnya. Melissa memperhatikan wajah itu. Pria ini, gila, sudah tidak waras rupanya.
Masimmo ter…
Penjelajah Ghaib (Perkumpulan Pawang Ghaib)
Bab 267 : Lisanne and a piece of leg (Lisanne dan Sepotong Kaki) 7
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 278 Episodes
Comments
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Semangat kak
2025-12-25
1
Bla_bla_bla
semangat ya
2025-12-24
1