Pagi hari semua berkumpul bersama di meja makan, Nia sarapan seperti biasa seolah tak terjadi apa-apa. Tapi, tidak dengan yang lainnya, semua merasa sangat tegang dan canggung.
Jika biasa mereka makan dan akan izin pada kakek satu persatu, tapi tidak dengan kali ini. Kakek yang biasanya paling terakhir makan, kali ini kakek lah yang lebih dulu meninggalkan meja makan, disusul oleh nenek kemudian Pak Septian sendiri.
Sementara itu, Faris yang sudah selesai makan tetap duduk di tempatnya, ia menunggu Nia yang masih terlihat lahap menghabiskan makanannya.
"Faris, apa kamu masih marah pada anak-anak?" tanya Tari memulai pembicaraan, walau bagaimanapun keputusan Faris membekukan rekening anak-anak mereka itu tentu saja berdampak pada pengeluarannya. Ia harus mengeluarkan lebih banyak untuk membiayai anak-anak mereka nantinya, begitupun dengan Indira.
"Untuk apa aku marah pada mereka?" tanya Faris bersikap biasa saja, seolah ia tak marah pada mereka semua.
Para anak-anak itu hanya terus menunduk, tak ada yang berani berbicara.
"Ibu sudah selesai makan," ucap Agatha. Ia juga tak ingin ikut campur tentang masalah yang dibuat anak-anak kemarin, ia juga ikut kesal dengan tindakan mereka yang hanya dimintai membeli es krim saja mereka tak ada yang mau.
Nia yang merasa curiga dengan sikap mereka, melihat Tita dan seolah bertanya ada apa dengan tatapannya. Namun Tita hanya menggeleng samar.
Nia beralih melihat ke arah Faris, "Ada apa?" tanya Nia setengan berbisik. Nia bisa merasakan ketegangan yang terjadi di meja makan.
"Udah nggak papa, makanlah. Setelahnya kita langsung ke rumah sakit, hari ini pemeriksaan bayi kita kan?" ucap Faris mengusap perut Nia membuat Nia hanya menggangguk dan kembali menghabiskan makanannya.
Faris dengan telaten memberikan susu sebagai penutup sarapan istrinya itu, Nia dengan patuh meminum kemudian mereka pun pamit untuk rumah sakit, meninggalkan meja makan dengan anak-anak yang masih lengkap di sana.
"Kenapa kalian tak ada yang berani berbicara? In…
Dudaku Ternyata Miliarder Tampan
Istri Kesayangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 64 Episodes
Comments
Ds Phone
dah tahu kan masalah nya
2024-12-30
0
Jamayah Tambi
Takan Nia mengandung 10 bulan.Udah 9 bulan tp tunggi 1 bln lg baru baby keluar.Silap typo ni.Nak taip 8 tp tertaip 9.Just take it eas y
2024-08-29
3
Febby Fadila
karna sellu di manjakan
2024-08-10
1