Suara lenguh bersahutan di dalam sebuah apartemen mewah. Sepasang pemuda sedang bergulat di bawah selimut. Mereka saling memberi sentuhan penuh hasrat. Hingga mereka tak sadar ada sepasang mata yang menatap keduanya penuh amarah.
"Mathew!" teriak Vio.
Sialnya lelaki berambut ikal itu enggan memedulikan sang mantan kekasih. Dia memilih untuk menuntaskan hasrat bersama wanita yang ada di bawah kungkungannya. Tubuh Mathew melengkung seiring puncak kenikmatan, dan menyemburkan jutaan sel ****** dalam rahim perempuan di bawahnya.
Setelah menuntaskan semuanya, Mathew menggulingkan tubuh, dan berbaring lemas di samping perempuan yang menjadi lawan mainnya sore itu. Perempuan itu pun bangkit, melilitkan selimut hingga atas dada, kemudian bersandar pada kepala ranjang.
"Michelle?" Pupil mata Vio melebar.
Vio tidak menyangka bahwa perempuan yang dia anggap sahabat itu telah melakukan hubungan intim dengan Mathew. Tubuhnya bergetar hebat mengetahui apa yang terjadi. Perlahan Mathew bangkit dari posisinya, kemudian merebahkan kepala ke atas pangkuan Michelle.
"Sejak kapan kalian melakukan hal ini di belakangku?" tanya Vio dengan suara bergetar.
Michelle menyeringai. Dia meraih bungkus rokok serta korek api di atas nakas, mengambil satu batang dan membakarnya, kemudian menyesap lintingan tembakau itu. Michelle meniupkan asap hasil pembakaran ke udara.
Vio terbatuk-batuk karena menghirup asap rokok tersebut. Perempuan itu berulang kali mengibaskan lengan di depan wajah untuk menghalau asap itu agar tidak masuk ke saluran pernapasannya.
"Menurutmu, sejak kapan?" tanya Michelle seraya tersenyum miring.
"Dasar penghianat!" Vio mengepalkan jemari erat-erat.
"Vio, aku membutuhkan Michelle untuk menuntaskan semuanya! Memangnya orang munafik sepertimu mau melayaniku untuk menuntaskan hasrat?" Mathew tersenyum miring seraya menyipitkan mata.
"Dasar kalian berdua brengsek!"
"Brengsek? Hei, Vio! Lebih brengsek mana? Kami yang mengakui perselingkuhan ini, atau kamu yang mengingkari bahwa su…
Rahasia Kehamilan Violetta
Bab 6. Mengakhiri Hidup
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments
Alanna Th
aq prnh brniat bnh diri, tapi kberanianq hilang d saat trakhir. kini usiaq sdh 68, ada suami n spsng anak yg sdh dewasa. bnyk lika liku khdpn mndera, tapi . . , aq mrasakn bgmn Tuhan tdk pernah mlepasknq, bnyk hal mustahil telah kulalui bersamaNya
2025-01-14
1
𝕴𝖇𝖚𝖓𝖞𝖆 𝖆𝖓𝖆𝖐-𝖆𝖓𝖆𝖐
Ya bener banget tuh....
kalo malaikat mautnya absen gimana.?
apa gak menyiksa diri sendiri...😂😂😂😂😂
2023-02-14
3
𝕴𝖇𝖚𝖓𝖞𝖆 𝖆𝖓𝖆𝖐-𝖆𝖓𝖆𝖐
astaghfirullah...
2023-02-14
1