Ceklek....
Dinda pun menarik tuas pintu kamar Zain.Dia membuka dan berjalan mengendap-ngendap seperti pencuri.
Dia masuk ke kamar sembari melihat sisi kamar serta sudut-sudut kamar.
"Huft... Syukurlah sepertinya dia enggak ada."Kata Dinda dan berjalan menuju meja riasnya.
Dinda duduk mencoba untuk melepas satu persatu aksesoris pengantin yang dikenakannya.
"Alhamdulillah,sudah selesai semua."Ucap Dinda berdiri dan beranjak dari meja riasnya.
Dinda segera menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.Setelah selesai dengan aktivitasnya,Dinda segera mengganti bajunya didalam kamar mandi dan memakai jilbab instannya yang tinggal pakai.
Ceklek...
Dinda menarik tuas pintu kamar mandi.
"T-tuan??"Kata Dinda terkejut ketika melihat Zain suaminya yang berdiri tepat di depan nya.
"****!!!"Batin Zain.
"Tanpa polesan make-up saja dia begitu cantik.!"Batin Zain yang terbengong.
"M-maaf tuan.Permisi."Ucap Dinda sembari menunduk dan melewati Zain.
Zain memejamkan matanya sebentar mencium wangi tubuh Dinda.
Zain yang melihat Dinda hendak pergi tidak tinggal diam,tangannya menarik kencang lengan Dinda dan memutar tubuh Dinda dengan kasar lalu mengibas tangan Dinda dan menatap dengan tatapan datar.
"Auuu,"Dinda yang meringis kesakitan sembari memegangi lengannya.
"Dengar ya!Kamu jangan pernah berharap ada malam pertama di antar kita.Seharusnya kamu itu sadar,kamu itu siapa.Ciih,"Ucap Zain dengan kasar sembari memegang rahang Dinda dengan kuat.
"Hah,dasar babu!"Umpat Zain ke Dinda sambil membalikan tubuhnya dan melangkah ke arah pintu keluar.
Langkah Zain mendadak terhenti,
"Satu lagi.Aku tidak mau satu ranjang dengan kamu.Carilah tempat tidur lain dan ingat jangan sampai Opa tau dengan semua ini."Pekik Zain.
"B-baik tuan."Ucap Dinda sembari menunduk dengan menahan buliran beningnya.
"Aku enggak suka bunga!Buang semua bunga-bunga yang berada diatas ranjang itu.Bikin kotor saja."Titah Zain yang menunjuk ke arah ranjangnya sembari berjalan kearah pintu dan membating pintu kamar.
Bra…
My Momy My Wonderwoman
Episode 8 # Perang di malam pertama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments